bisnis

Fenomena Gray Work Ganggu Produktivitas, 59 Persen Karyawan Akui Kerja Makin Sulit Meski Perusahaan Tambah Aplikasi

Jumat, 12 September 2025 | 10:31 WIB
Ilustrasi fenomena gray work yang mengintai industri jasa keuangan hingga asuransi. (Freepik.com)

“Industri keuangan paling rentan karena sangat mengandalkan data. Kalau sistem tidak saling terhubung, pekerja harus melakukan banyak hal tambahan yang seharusnya bisa dihindari,” tulis Entrepreneur.

Laporan tersebut juga menyebut bahwa kecerdasan buatan (AI) berpotensi menjadi solusi untuk mengurangi gray work.

Baca Juga: Indosat IM3 Hadirkan 5G Super Kencang dan Proteksi SATSPAM di Festival Musik, Puluhan Ribu Pengunjung Puas

Sebanyak 72 persen responden memperkirakan anggaran AI akan meningkat tahun depan. Meski demikian, 89 persen pekerja tetap khawatir soal keamanan data, privasi, dan kepatuhan regulasi.

Para peneliti menegaskan bahwa tantangan terbesar bukan sekadar memiliki alat digital canggih, tetapi bagaimana menyatukan data agar mudah diakses.

“Dengan begitu, perusahaan bisa mengurangi kerjaan tambahan yang tidak perlu, sehingga pekerja lebih fokus pada tugas yang memberi nilai tambah,” tutup laporan tersebut.***

Halaman:

Tags

Terkini