Adapun lanjut dia, dalam memberdayakan masyarakat inklusi, BTPN Syariah tetap menjalankan fungsinya sebagai bank dengan menghimpun dana dari keluarga sejahtera dan kemudian disalurkan sepenuhnya untuk segmen ultra mikro.
"Dengan demikian, kami membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk bersama-sama memberdayakan umat, " Ujar Fachmy.
Perjalanan nasabah pun kata dia, sejak awal sampai mendapatkan reward-reward terbaiknya dijaga oleh BTPN Syariah sehingga tidak hanya nasabah, namun seluruh pemangku kepentingan juga mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan memiliki hidup yang lebih berarti.
Program pemberdayaan ini dilakukan oleh petugas lapangan atau Community Officer (CO). Mereka adalah bankir pemberdaya, perempuan muda lulusan SMA yang terlatih dan memiliki motivasi tinggi dalam mendampingi keluarga prasejahtera produktif di sentra-sentra nasabah dengan mengajarkan empat perilaku unggul, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu.
Dengan fokus bisnis tersebut, BTPN Syariah ikut memberdayakan masyarakat inklusi Indonesia. Hal ini terbukti dari pemantauan internal BTPN Syariah terhadap setiap nasabah.
"Hasil survei dan pemantauan tersebut menunjukkan bahwa nasabah yang mengalami kemiskinan ekstrem terus menurun dan jumlah keluarga dengan anak bersekolah meningkat, " terangnya.***