Di Pasar Singaparna Tasik, Pedagang Masih Jual Minyak Goreng di Atas HET

photo author
Redaksi, Media Priangan
- Rabu, 6 April 2022 | 19:19 WIB

Mediapriangan.com - Dalam rangka memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat terutama minyak goreng, tim gabungan Polda Jawa Barat, Polres Tasikmalaya dan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional dan toko modern di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam inspeksi mendadak ke pasar Singaparna, tim gabungan masih menemukan pedagang yang menjual minyak goreng diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, Rabu (6/4/2022).

Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono SIK., MM., CPHR mengatakan, dalam inspeksi di Pasar Singaparna, ketersedian kebutuhan pokok masyarakat terutama minyak goreng kemasan dan curah masih terbilang aman, namun masih ditemukan penjual minyak curah yang menjual di atas HET.  Hal itu akan dipastikan kendalanya dimana. 

"Ketersedian kebutuhan pokok masyarakat beberapa hari ini lancar dan aman, namun harga akan kami pantau terus. Untuk minyak curah satu kilo nya Rp 24 ribu, kalau dalam satu liter Rp 20 ribu-an," jelasnya.

Ia menambahkan, untuk harga minyak goreng kemasan diserahkan kepada mekanisme pasar. Saat ini harga per liter nya Rp 24 ribu. Jadi kalau dua liter Rp 48 ribu.

"Pasokan minyak dari sub distributor itu tidak setiap hari, tapi stok minyak selalu ada. Sementara terkait harga jual yang melebihi HET, akan kami dalami," ujarnya. 

Jika saat ini masih ada yang menjual di atas HET, dan misalnya itu karena faktor distribusi, kami dari kepolisian akan membantu alur distribusi nya, yang penting bisa memangkas harga jual dan stok di pasaran aman.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Perdagangan, Wawan Setiawan menuturkan, di bulan Ramadan, dinas rutin keliling ke pasar Kabupaten Tasikmalaya dan pasar desa lainnya.

"Untuk harga minyak curah, pemerintah menetapkan HET Rp 14.500 per liter. Kalau di jual kilogram harganya Rp 15.500. Sementara di pasar kenyataannnya masih ada pedagang yang menjual Rp 16.000," ungkapnya.

Langkah selanjutnya, akan coba kita crosscheck ke agen, dan menanyakan dari mana distributor nya. Informasi nya pasokan ke pedagang minyak curah di pasar Singaparna dari Garut.

"Kita akan memastikan kepada distributor, kenapa masih menjual minyak curah di atas HET. Kalau ada kendala operasional, kami akan menurunkan kendaraan minta bantuan mengangkut minyak," paparnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X