Bupati Tasikmalaya Minta Pempus Mempertimbangkan Kondisi Daerah

photo author
D Kamil, Media Priangan
- Kamis, 16 Juni 2022 | 21:29 WIB

Mediapriangan.com - Menyusul rencana Pemerintah Pusat meniadakan tenaga honorer, mulai tahun 2023 nanti, Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto mengaku setuju. Namun Pemerintah Pusat harus dipertimbangkan kondisi serta masalah yang dihadapi masing-masing daerah.

"Menghapus honorer saya setuju. Tapi bukan berarti ditiadakan. Hanya nomenklaturnya yang dirubah. Karena  jika ditiadakan, itu akan jadi masalah khususnya bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya," kata Ade, Kamis (16/6/2022). 

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya membutuhkan 9.000 guru honorer khususnya yang bertugas di Sekolah Dasar.

Baca juga: Bupati Lepas Keberangkatan 404 Jemaah Calon Haji Kabupaten Tasikmalaya

Saat ini ujar dia, kemampuan daerah baru bisa memberdayakan 5.000 orang honorer. Artinya masih kekurangan 4.000 orang. 

"Itu baru guru di tingkat SD, belum lagi untuk SMP, kemudian tenaga kesehatan dan lainnya. Maka masalah besar akan dihadapi pemerintah jika honorer benar-benar ditiadakan," tutur Ade.

Meskipun baru rencana lanjut dia, namun meniadakan honorer akan berpengaruh besar terhadap roda pembangunan jika rencana itu direalisasikan dengan tidak hati-hati. 

"Kita lihat saja nanti, bagaimana rencana itu digulirkan. Yang pasti pemerintah pusat telah mempertimbangkannya dan tentunya sudah mempersiapkan alternatif lain yang jauh lebih baik," ujarnya.*

Baca juga: Bupati Tasikmalaya Lantik Pengurus LPTQ Periode 2022-2027

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: D Kamil

Tags

Rekomendasi

Terkini

X