Sekap Satpam, Kawanan Pencuri Bobol Isi Brankas Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya

photo author
D Kamil, Media Priangan
- Senin, 20 Juni 2022 | 12:47 WIB

Mediapriangan.com - Kawanan pencuri gasak brangkas berisi uang dan sejumlah barang berharga di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tasikmalaya, Jalan Raya Cibalanarik, Mangunreja, Jawa Barat, Senin (20/6/2022) pukul 02.00 WIB. 

Sebelumnya, satu orang satpam bernama Sandi dan dua orang Office Boy (OB) yakni Yandi dan Iin, berhasil dilumpuhkan di bawah ancaman sebilah golok panjang berujung lancip.

Sebelum kejadian, saat hujan deras Sandi mengecek situasi di luar kantor. Tidak lama kemudian masuk ruang lobi Disdikbud melalui pintu utama gedung. 

Belum sempat mengunci pintu, seorang pencuri dengan muka setengah tertutup kain, masuk ruangan utama Disdikbud dan mengancam satpam dengan sebilah golok.

Tanpa perlawanan, pelaku leluasa mengikat tangan dan kaki Satpam dengan menggunakan tali plastik dan menyumbat mulut dengan lakban. 

-

Sementara pelaku lainnya, memutus jaringan receiver CCTV yang tersimpan di ruang Satpam.

Tidak lama kemudian, Yandi turun dari lantai dua dengan maskud mengambil handphone dan rokok. Belum sempat bicara, dia pun pasrah saat pencuri mengancamnya dengan golok dan memintanya tidur telungkup di samping Satpam. 

"Saat saya turun, saya diancam dengan golok. Mereka kemudian mengikat kaki dan tangan saya serta menyumbat mulut dengan lakban. Setelah tidur telungkup di samping Satpam, mereka menutup tubuh saya dengan kain," kata Yandi. 

Ia menyebut, kawanan pencuri kemudian naik ke lantai dua. Di lantai dua, kawanan pencuri melakukan hal serupa kepada Iin.

"Sekitar jam 4.30 WIB, setelah suasana terdengar sepi, saya berhasil membuka ikatan kaki dan tangan, setelah saya menemukan gunting yang tersimpan di dapur," ujar Iin.

Dengan sangat hati-hati kata Iin, dirinya turun dari jendela ruangan lantai dua dan loncat keluar menuju kantor Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Perumahan Permukiman, Lingkungan Hidup yang berada di depan kantor Disdikbud. 

"Saya langsung lapor ke Satpam dan meminta bantuan mereka. Bersama dua orang Satpam, saya masuk lobi Disdikbud dan menemukan Satpam serta teman saya tidur telungkup dengan kaki dan tangan terikat serta tertutup kain bendera," kata Iin.

Akibat aksi pencurian itu, brangkas berisi uang puluhan juta yang tersimpan di ruang lantai dua, rusak dan terbuka. Kawanan pencuri pun menggasak satu unit laptop dan receiver CCTV serta tiga hanphone dan uang milik Satpam dan OB.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: D Kamil

Tags

Rekomendasi

Terkini

X