edukasi

5 Kesalahan Umum saat Membeli Asuransi Jiwa, Bisa Jadi Bom Waktu bagi Finansial Keluarga

Jumat, 12 September 2025 | 09:19 WIB
Ilustrasi kesalahan dalam mengambil asuransi jiwa saat membangun kemandirian finansial. (Freepik.com)

Pakar lain, Ben Lies dari Delphi Advisers, menilai asuransi berjangka ditambah investasi mandiri umumnya memberi hasil lebih baik sekaligus biaya lebih murah.

Baca Juga: Survei APJII 2025, Facebook Ditanggalkan, TikTok Kuasai Generasi Muda, YouTube Jadi Favorit Gen X dan Baby Boomers

4. Mengabaikan Detail Polis

Membaca syarat dan ketentuan sangat penting sebelum membeli asuransi. Mulai dari masa berlaku polis, pengecualian penyakit, hingga prosedur klaim, semuanya wajib dipahami.

Damsky menyarankan untuk mencari referensi dari sumber independen seperti NAIC agar mendapatkan informasi yang lebih netral.

5. Tidak Pernah Meninjau Ulang Polis

Asuransi bukan keputusan sekali beli. Polis perlu ditinjau ulang secara berkala, terutama saat terjadi perubahan besar dalam hidup seperti menikah, memiliki anak, atau perceraian.

Baca Juga: Fenomena Passion Economy, Saat Hobi Anak Muda Berubah Jadi Konten Kreatif dan Sumber Penghasilan Menjanjikan

Michael menyarankan review polis minimal setiap lima tahun agar manfaatnya selalu relevan.

Menghindari lima kesalahan di atas dapat memastikan perlindungan asuransi jiwa benar-benar efektif menjaga kestabilan finansial keluarga.

Bersikap proaktif menjadi kunci agar keputusan finansial ini benar-benar memberi rasa aman jangka panjang.***

Halaman:

Tags

Terkini