Dedi Mulyadi Curhat ke Sherly Tjoanda, Pernah Dituduh Musyrik dan Kafir saat Jadi Bupati Purwakarta

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 9 Juni 2025 | 16:47 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (kiri) bersama Gubernur Malut, Sherly Tjoanda (kanan) (nstagram.com/@s_tjo)
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (kiri) bersama Gubernur Malut, Sherly Tjoanda (kanan) (nstagram.com/@s_tjo)

 

Mediapriangan.com - Suasana akrab terasa saat Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyambangi kediaman Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan, Subang, Jawa Barat, Minggu, 8 Juni 2025.

Dalam pertemuan itu, keduanya tak hanya berbicara tentang urusan pemerintahan, tetapi juga bertukar cerita pribadi.

Dedi pun sempat membagikan pengalaman pahit yang pernah ia alami saat menjabat sebagai Bupati Purwakarta.

Baca Juga: Dugaan Klitih Gegerkan Terminal Concat Sleman, Polisi Amankan 3 Pelaku, 2 Lainnya Kabur Bawa Senjata Tajam

“Kami hanya silaturahmi, tapi sharing juga tentang pengelolaan keuangan daerah dan transparansi keuangan daerah,” ujar Dedi Mulyadi melalui kanal YouTube KDM Channel, Senin, 9 Juni 2025.

Dalam tayangan tersebut, Sherly tampak hadir dengan balutan busana putih, didampingi dua kolega dan anaknya.

Percakapan keduanya mengalir santai namun penuh makna, membahas dinamika kepemimpinan dan tantangan birokrasi.

Baca Juga: Rayakan Idul Adha 1446 H, IFG dan Holding Salurkan 138 Hewan Kurban demi Wujudkan Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Sherly pun mengaku datang ke Jawa Barat untuk belajar lebih dalam mengenai sistem pemerintahan. Sambil berseloroh, ia menanyakan perbedaan antara menjadi bupati dan gubernur.

“Beda jadi bupati sama gubernur apa? Gampang mana jadi gubernur apa bupati?” tanya Sherly.

Pertanyaan itu dijawab dengan lugas oleh Dedi, sambil menyinggung tantangan anggaran yang sempit di tingkat kabupaten.

Baca Juga: Jepang Mainkan Pemain Pelapis Lawan Indonesia, Patrick Kluivert, Kami Tetap Fokus dan Tak Akan Meremehkan

“Beda uang, dulu sedikit, sekarang banyak, gampang jadi gubernur, pusing jadi bupati, jadi bupati anggarannya kecil,” jawabnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X