"Ternyata salah, mereka tetap terang-terangan mengikuti kami. Semakin tidak nyamannya, seluruh staf Hilton dipanggil oleh polisi dan entah di-briefing apa sehingga semua siaga selama kami di sana," beber Zaskia.
Ia juga menyampaikan rasa tidak nyaman karena mendapat tatapan curiga dari seluruh staf hotel.
Baca Juga: KBRI Tehran Rilis 7 Imbauan Penting untuk WNI, Respons Cepat atas Serangan Israel ke Iran
"Tatapan marah juga curiga dari semua staff hotel. Seolah-olah kami semua tahanan," tambahnya.
Dalam situasi yang semakin mencekam, mereka pun mencoba menyamar sebagai wisatawan untuk mengelabui intel yang terus membayangi.
"Karena kami playing tourist, jadi harus terlihat piknik sambil memastikan apakah para intel masih mengawasi kami," pungkasnya.
Pengalaman Zaskia ini pun menjadi sorotan publik dan menambah catatan betapa sensitif dan rumitnya aksi kemanusiaan yang melibatkan dukungan untuk Palestina di tengah ketegangan regional.***
Artikel Terkait
PDIP Ingatkan Prabowo, Jangan Gegabah Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel Sebelum Palestina Merdeka
Kalahkan Wakil Israel di Cage Warriors, Petarung Irlandia Kibarkan Bendera Palestina dan Teriakkan 'Free Palestine'
Greta Thunberg Diculik Pasukan Israel? Kapal Bantuan Gaza Dibajak di Laut Internasional
KBRI Teheran Imbau WNI di Iran Waspada Usai Israel Gempur Fasilitas Nuklir, Korban dari Militer Tewas
China dan Pakistan Murka Usai Israel Serang Iran, Kecam Pelanggaran Berat dan Serukan Penghentian Eskalasi
Usai Serangan Mendadak Israel Hancurkan Fasilitas Nuklir, Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Suci Qom