PDIP Ingatkan Prabowo, Jangan Gegabah Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel Sebelum Palestina Merdeka

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 1 Juni 2025 | 18:54 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama Wakilnya, Gibran Rakabuming Raka. (Instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama Wakilnya, Gibran Rakabuming Raka. (Instagram/presidenrepublikindonesia)

Mediapriangan.com - Wacana pembukaan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel kembali mencuat setelah Presiden terpilih Prabowo Subianto menyatakan kesiapan untuk menjalin relasi resmi, asalkan Israel lebih dulu mengakui kemerdekaan Palestina.

Pernyataan tersebut langsung menuai tanggapan dari PDI Perjuangan. Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, mengingatkan agar Presiden Prabowo tidak mengambil langkah terburu-buru terkait isu yang sangat sensitif tersebut.

"Jangan terlalu buru-buru, ya (membuka hubungan diplomatik dengan Israel)," ujar Djarot kepada wartawan, pada Minggu, 1 Juni 2025.

Baca Juga: Viral Video Toast Prabowo dan Macron, Seskab Teddy Pastikan Tak Ada Alkohol dalam Jamuan Makan Malam Istana

Menurut Djarot, Indonesia telah memiliki sikap politik luar negeri yang tegas, sebagaimana tercantum dalam UUD 1945, yaitu menolak segala bentuk penjajahan.

Oleh karena itu, selama Palestina belum sepenuhnya merdeka, maka menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dianggap bertentangan dengan konstitusi.

"Kita menginginkan bahwa Palestina harus merdeka," lanjutnya menegaskan.

Baca Juga: Macron Kunjungi Candi Borobudur Bareng Prabowo, Kagumi Budaya dan Luncurkan Kemitraan Budaya Indonesia-Prancis

Djarot menilai, membuka pintu diplomatik dengan Israel sebelum Palestina bebas dari penjajahan sama saja dengan mengkhianati amanat konstitusi dan sikap politik luar negeri Indonesia yang selama ini konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina.

"Sehingga kalau kita menjadikan hubungan diplomatik nanti dulu, sepanjang masih Palestina menjadi bangsa terjajah. Tidak bisa. Karena itu bertentangan dengan UUD," jelas Djarot.

Pernyataan Djarot ini sekaligus menjadi pengingat kepada pemerintahan Prabowo-Gibran agar berhati-hati dan tetap konsisten dengan prinsip perjuangan kemerdekaan Palestina yang selama ini dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia.

Baca Juga: Prabowo Dampingi Macron Jelajahi Candi Borobudur, Momen Eratnya Hubungan RI–Prancis Terekam di Tengah Warisan Dunia

Isu hubungan diplomatik Indonesia-Israel memang kerap menjadi topik hangat, terutama saat dinamika geopolitik Timur Tengah memanas.

Namun hingga kini, Indonesia belum pernah secara resmi menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X