Untuk menjaga obyektivitas selama proses investigasi berlangsung, Kepala SMAN 6 Garut pun dinonaktifkan sementara dari jabatannya.
"Untuk mewujudkan seluruh rangkaian ini secara transparan maka kepala sekolah dinonaktifkan sementara sampai pemeriksaan selesai," tutur Dedi.
Langkah Gubernur Dedi Mulyadi ini mendapat perhatian publik dan menjadi simbol bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan tinggal diam dalam menangani kasus yang menyangkut keselamatan serta kondisi mental peserta didik di lingkungan sekolah.***
Artikel Terkait
Viral Promosi Toko Miras di Malang, Influencer King Abdi Diperiksa Polisi dan Minta Maaf di Hadapan Publik
Tragis! Tabrakan Maut di CSW Jaksel Diduga Libatkan Pengemudi Mabuk, Pengendara Motor Tewas di Tempat
Farel Prayoga Bongkar Uangnya Pernah Tersisa Rp56 Ribu, Keluarga Sekongkol Beli Kuda Pakai Tabungan ATM Miliknya!
Guru Madrasah di Demak Dituntut Rp25 Juta Usai Tampar Murid, Warganet Heboh, Open Donasi Yok, Kasihan Banget!
Viral Siswi SD Bawa Kucing Saat MPLS, Bukan Bekal Makan Siang yang Dikeluarkan dari Tas Tapi Anabul!
Terciduk Mesra di Konser Coldplay, CEO dan HRD Astronomer Diduga Selingkuh, Langsung Kabur Saat Disorot Kamera!
PWI Jabar Sentil Pemkab Indramayu, Usir Wartawan dari Graha Pers, Tanda Kemerdekaan Pers Sedang Dibungkam?
Putusan Hakim Dinilai 'Copy Paste', Tom Lembong Bongkar Kejanggalan Vonis 4,5 Tahun Kasus Impor Gula