Geger Kasus Bullying di SMAN 6 Garut, Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepsek Demi Transparansi Investigasi

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 19 Juli 2025 | 08:06 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi nonaktifkan sementara kepala sekolah SMAN 6 Garut selama investigasi dugaan perundungan di lingkungan sekolah.  (depok.go.id)
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi nonaktifkan sementara kepala sekolah SMAN 6 Garut selama investigasi dugaan perundungan di lingkungan sekolah. (depok.go.id)

Mediapriangan.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah cepat dan tegas dalam menanggapi dugaan kasus perundungan yang menimpa salah satu siswa SMAN 6 Garut.

Kejadian ini mencuat usai meninggalnya seorang siswa bernama Priya Nailuredha Thoriq (PN), yang diduga mengakhiri hidupnya karena menjadi korban bullying di lingkungan sekolah.

Priya ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada 14 Juli 2025. Peristiwa ini mengundang perhatian luas, terlebih setelah muncul dugaan bahwa tindakan tersebut dipicu oleh tekanan dan perlakuan tidak menyenangkan yang diterimanya selama di sekolah.

Baca Juga: Geger Siswa SMAN 6 Garut Tewas Diduga Karena Bullying, Dedi Mulyadi Turun Tangan Lakukan Mediasi Langsung

Merespons situasi tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi langsung turun tangan dan memfasilitasi mediasi antara pihak sekolah dan keluarga korban.

Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Kamis, 17 Juli 2025, Dedi menyampaikan bahwa pihaknya telah mempertemukan berbagai pihak yang terlibat.

"Kita sudah pertemuan, antara pihak kepala sekolah, wali kelas, guru BK, dan guru fisika dengan keluarga," ujar Dedi.

Baca Juga: Putusan Hakim Dinilai 'Copy Paste', Tom Lembong Bongkar Kejanggalan Vonis 4,5 Tahun Kasus Impor Gula

Namun upaya mediasi tersebut belum menghasilkan kesepahaman karena masing-masing pihak merasa memiliki argumen yang kuat.

Dedi pun memutuskan bahwa penyelesaian kasus harus dilakukan melalui jalur investigasi.

"Karena dua-duanya merasa benar, kita mau langsung direkonsiliasikan. Maka kita menempuh jalur investigasi," lanjutnya.

Sebagai bentuk keseriusan dan komitmen terhadap transparansi, Dedi telah menugaskan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kasus ini.

Baca Juga: PWI Jabar Sentil Pemkab Indramayu, Usir Wartawan dari Graha Pers, Tanda Kemerdekaan Pers Sedang Dibungkam?

"Saya sudah menugaskan kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan investigasi," tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X