Sinopsis Film Lyora Penantian Buah Hati, Kisah Haru Meutya Hafid Perjuangkan Anak Pertama, Tayang 7 Agustus 2025

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 4 Agustus 2025 | 07:44 WIB
Sinopsis Lyora: Penantian Buah Hati, kisah haru Meutya Hafid perjuangkan anak pertama. Tayang perdana di bioskop 7 Agustus 2025. (Instagram.com/@filmlyora)
Sinopsis Lyora: Penantian Buah Hati, kisah haru Meutya Hafid perjuangkan anak pertama. Tayang perdana di bioskop 7 Agustus 2025. (Instagram.com/@filmlyora)

 

 

Mediapriangan.com - Mengawali bulan Agustus 2025, dunia perfilman Indonesia akan dihangatkan oleh kehadiran film Lyora Penantian Buah Hati, sebuah kisah yang menyentuh hati dan sarat makna.

Film Lyora Penantian Buah Hati dijadwalkan tayang perdana di bioskop Tanah Air mulai 7 Agustus 2025, dan siap memberikan inspirasi bagi para penonton lewat cerita nyata yang kuat dan penuh perjuangan.

Diangkat dari buku karya Fenty Effendy, Lyora Penantian Buah Hati mengisahkan perjalanan hidup Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital, bersama suaminya Noer Fajrieansyah dalam menghadapi perjuangan mendapatkan buah hati.

Baca Juga: Panggil Aku Ayah Rilis 7 Agustus 2025, Film Komedi-Drama Keluarga Adaptasi Pawn yang Bikin Tawa dan Air Mata

Film bergenre biografi dan drama ini digarap oleh sutradara Pritagita Arianegara, dengan skenario ditulis oleh Priska Amalia, Fenty Effendy, dan Titien Wattimena.

Cerita dalam film ini menggambarkan perjalanan panjang Meutya dan Fajrie dalam menempuh berbagai metode kehamilan, termasuk program bayi tabung, demi mendapatkan keturunan.

Meutya yang saat itu tidak muda lagi, tetap gigih berjuang, meski harus melalui berbagai kegagalan dan kehilangan, termasuk pengalaman pahit saat mengalami tiga kali keguguran dalam setahun.

Baca Juga: Kalender Rilis Film Bioskop Agustus 2025, 24 Film Nasional dan Internasional Siap Tayang Perdana, Catat Tanggalnya!

Salah satu momen paling menguras emosi dalam film ini adalah saat Meutya hampir menyerah setelah kehilangan janinnya.

Namun, dukungan suami dan tekad yang tak goyah membuat mereka terus melangkah. Hingga akhirnya, pada usia 44 tahun, Meutya berhasil mengandung dan melahirkan anak pertamanya.

Film ini bukan hanya menyoroti sisi emosional seorang wanita dalam menghadapi masalah kesuburan, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan terhadap ketabahan pasangan suami istri yang tetap saling menguatkan dalam situasi sulit.

Baca Juga: 5 Film Horor Agustus 2025, Ada Tuyul, Kuntilanak Hitam hingga Makam Hidup, Simak Sinopsis dan Cek Tanggal Rilisnya!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X