Korban Dugaan Penipuan Trading Kripto Ungkap Cara Gabung Akademi Timothy Ronald, Rugi hingga Rp50 Juta

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:09 WIB
Menyoroti penuturan korban dugaan penipuan trading kripto yang dibagikan influencer, Timothy Ronald dalam grup Akademi Crypto.  (YouTube.com / CURHAT BANG Denny Sumargo - Instagram.com/timothyronaldd)
Menyoroti penuturan korban dugaan penipuan trading kripto yang dibagikan influencer, Timothy Ronald dalam grup Akademi Crypto. (YouTube.com / CURHAT BANG Denny Sumargo - Instagram.com/timothyronaldd)

Mediapriangan.com - Kasus dugaan penipuan trading kripto yang menyeret nama Timothy Ronald terus bergulir. Sejumlah korban mulai angkat bicara dan mengungkap kronologi awal keterlibatan mereka dalam program yang dikenal dengan nama Akademi Crypto.

Dua korban sekaligus pelapor, Younger dan Said, membeberkan pengalaman mereka saat menjadi tamu dalam siniar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo pada Jumat, 16 Januari 2026. Keduanya mengaku mengalami kerugian besar setelah mengikuti program yang ditawarkan oleh Timothy Ronald.

"Kami tergabung dalam paguyuban 'Akademi Rungkad' dulunya 'Akademi Crypto' punya Timothy Ronald," ungkap Said.

Baca Juga: Viral Pedagang Es Kelapa di Gowa Sulsel Daftarkan 24 Kerabat Haji, Total Setoran Capai Rp600 Juta

Younger menjelaskan, awal mula dirinya terlibat dalam Akademi Crypto bermula dari sebuah grup daring di platform Discord. Grup tersebut beranggotakan ratusan ribu orang dengan skema berbayar yang tidak diketahui secara pasti jumlah pesertanya.

"Grup itu berisi 500 ribu peserta, cuman kita tidak tahu yang berbayar itu ada berapa orang," tuturnya.

Dalam proses bergabung, Younger mengaku harus mengeluarkan dana cukup besar. Ia menyebut total kerugian yang dialaminya dalam dugaan penipuan trading kripto tersebut mencapai Rp50 juta.

"Di tahun 2024, membayar sekitar Rp50 juta," sebutnya.

Baca Juga: Viral Curhatan WNI di Belanda, Panik usai Pemerintah Bagikan Panduan Bertahan Hidup 72 Jam

"Awalnya Rp9 juta, setelah itu upgrade menjadi grup life-time, nambah sekitar 40 juta," sambung Younger.

Said kemudian menjelaskan sistem keanggotaan yang diterapkan dalam Akademi Crypto. Salah satu skema yang ditawarkan adalah akses selama satu tahun penuh ke dalam grup.

"Pertama, ada mekanisme 'The Students', yaitu buat mereka yang punya akses sampai 1 tahun di grup itu," terangnya.

"Ini harganya meningkat setiap tahunnya, waktu Younger masuk bayar Rp9 juta, saat saya masuk, bayar Rp14 juta," imbuh Said.

Baca Juga: BYD Tawarkan Edukasi NEV Lewat Sirkuit All Terrain Zhengzhou, Dari Off-Road hingga Megawatt Charging

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X