Ia juga menuturkan bahwa dirinya tak memiliki tempat kembali. Kedua orang tuanya telah tiada, sementara saudara yang ia miliki berada di Jakarta, namun tak diketahui keberadaannya secara pasti.
"Orang tua sudah enggak ada, saudara ada tapi di Jakarta enggak tahu ada di mana," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Adnan menyampaikan pesannya langsung kepada Dedi Mulyadi.
"Assalamualaikum Pak Dedi, nama saya Adnan, saya dari Kabupaten Brebes, Kecamatan Bumiayu, Desa Kalierang, saya ke sini naik sepeda ingin ketemu Pak Dedi," ujarnya penuh harap.
Kisahnya menyebar cepat di jagat maya dan menyentuh hati ribuan orang.
Banyak netizen berharap agar niat tulus Adnan untuk bertemu Dedi Mulyadi bisa segera tercapai, dan masa depannya bisa kembali cerah melalui bantuan yang tepat.
"Semoga Allah lancarkan niat dan rezekimu dek...bisa bertemu pak Dedi," komentar seorang pengguna Instagram.
"Masyah Allah semoga bisa ketemu sama pak Gubernur Jabar, dia ingin sekolah dan diasuh sama pak Gubernur, Aamiin," tulis netizen lainnya.
Kisah ini menjadi pengingat kuat bahwa di tengah keterbatasan, masih ada anak-anak yang punya semangat besar demi memperjuangkan masa depan.***