Bocah Yatim Piatu 15 Tahun Gowes dari Brebes Demi Temui Dedi Mulyadi, Berhenti Sekolah karena Tak Mampu

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 10 Juni 2025 | 18:55 WIB
Tangkapan layar bocah 15 tahun yang mengayuh sepeda dari Brebes ke Subang untuk menemui Dedi Mulyadi.  (Instagram/say_tteh)
Tangkapan layar bocah 15 tahun yang mengayuh sepeda dari Brebes ke Subang untuk menemui Dedi Mulyadi. (Instagram/say_tteh)

Mediapriangan.com - Perjuangan luar biasa seorang bocah berusia 15 tahun asal Brebes, Jawa Tengah, menggerakkan hati warganet.

Remaja bernama Adnan Prasetyo itu viral setelah videonya tersebar di media sosial saat ia mengayuh sepeda sejauh ratusan kilometer dari Bumiayu menuju Subang, Jawa Barat.

Tujuan Adnan bukanlah rekreasi, melainkan untuk mencari harapan—yakni bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Pertemuan Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda Tuai Sorotan, Netizen Heboh Gara-gara Candaan ‘Putih Kinclong’

Dalam video yang diunggah akun Instagram @say_tteh, Adnan terlihat membawa secarik kertas bertuliskan alamat rumah Dedi, yang ia sodorkan kepada salah satu penghuni di lokasi.

Namun sayang, saat itu Dedi Mulyadi tengah tidak berada di tempat karena sedang libur.

Meski belum berhasil bertemu, langkah Adnan yang penuh tekad dan keberanian itu mengundang simpati luas.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Curhat ke Sherly Tjoanda, Pernah Dituduh Musyrik dan Kafir saat Jadi Bupati Purwakarta

Ia diketahui sudah tidak bersekolah sejak kelas dua SMP karena ketiadaan biaya dan ditinggal kedua orang tuanya yang telah meninggal dunia.

"Mau ketemu Pak Mulyadi (Dedi Mulyadi)," ujar Adnan dalam video tersebut, dikutip Selasa, 10 Juni 2025.

Saat ditanya dari mana asalnya, ia menjawab polos, "Dari Jawa Tengah."

Baca Juga: Viral Pria di Cianjur Mengaku Korban Salah Tangkap Polisi, Minta Tolong ke Dedi Mulyadi, Polres Beri Tanggapan

Adnan mengaku seharusnya kini duduk di kelas 1 SMA, namun terpaksa berhenti menempuh pendidikan akibat kondisi ekonomi yang sulit.

"Sekolah udah keluar dari kelas dua SMP, sekarang harusnya udah kelas 1 SMA," ucapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X