Tentunya, kujang bukan hanya sekedar senjata tradisional yang melengkung. Tetapi memang memiliki falsafah. Hal ini sesuai dengan perkataan para sesepuh.
Baca Juga: Bank Indonesia Lucurkan Tujuh Pecahan Uang TE 2022, Warna Lebih Tajam dan Bahan Lebih Kuat
Di mana, menurut mereka senjata tradisional ini memiliki falsafah yang sangat luhur mengenai sebuah janji untuk melanjutkan perjuangan nenek moyang. Untuk janjinya sendiri berisikan cara-ciri manusia dan cara-ciri bangsa.
Untuk cara-ciri manusia yang disebutkan di sini antara lain tatakrama, welas asih dan lain sebagainya. Sementara, untuk cara-ciri bangsa menyangkut tentang basa, rupa, adat dan budaya.
Sebenarnya, masih banyak falsafah yang terkandung dalam kujang. Sehingga membuatnya bukan hanya sekadar senjata tradisional saja.***