LSI Rilis Peta Elektoral Jelang Pemilu 2024 di Sumbar, Prabowo-Gibran 49,8 Persen, Anies-Imin 42,1 dan Ganjar-Mahfud 4,3

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 25 Januari 2024 | 13:42 WIB
Grafik hasil survei terbaru LSI berjudul Peta Elektoral Jelang Pemilu 2024 di Sumbar.  (LSI)
Grafik hasil survei terbaru LSI berjudul Peta Elektoral Jelang Pemilu 2024 di Sumbar. (LSI)

 

Mediapriangan.com - Lembaga Survei Indonesia (LSI) baru-baru ini merilis hasil survei elektoral terkini menjelang Pemilihan Umum 2024 di Sumatra Barat pada tanggal 23 Januari 2024.

Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas penduduk Sumatra Barat masih memfavoritkan Prabowo Subianto sebagai Presiden, persis seperti pada Pemilu 2014 dan 2019.

Pasangan Prabowo-Gibran memperoleh dukungan sebesar 49,8 persen, sedangkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapatkan 42,1 persen.

Baca Juga: Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto Hadiri Acara ETAS Bertajuk Flashback to the 80s and 90s

Adapun pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD hanya meraih dukungan sebesar 4,3 persen, sementara responden yang tidak memiliki kepastian atau tidak memberikan jawaban sekitar 3,8 persen.

Survei ini, berjudul "Peta Elektoral Jelang Pemilu 2024 di Sumatra Barat," dilaksanakan pada periode 11-18 Januari 2024, dan hasilnya merupakan publikasi terbaru dari LSI di Sumatra Barat.

Menurut Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan PhD, survei melibatkan populasi seluruh warga negara Indonesia di Sumatra Barat yang memiliki hak pilih dalam Pemilihan Umum, yakni mereka yang berusia 17 tahun atau lebih, atau yang sudah menikah pada saat survei dilakukan.

Baca Juga: Gibran Menjelang Debat Cawapres, Lebih Banyak Istirahat, Prabowo Percayai Kesiapan Tanpa Banyak Wejangan

"Metode pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan 800 orang di setiap dapil DPR RI di Sumatra Barat, sehingga total sampel mencapai 1.600 responden di provinsi tersebut. Kesalahan margin (margin of error) survei ini adalah ±2,5% pada tingkat kepercayaan 95 persen," jelas Djayadi.

Djayadi menjelaskan bahwa sampel diambil dari seluruh Kabupaten/Kota di setiap dapil Sumatra Barat, yang didistribusikan secara proporsional.

Analisis gabungan dilakukan dengan pembobotan agar sampel dari seluruh Kabupaten/Kota terdistribusi secara merata di tingkat provinsi.

Baca Juga: Prabowo Subianto Kunjungi Kubu Raya, Konsolidasi dan Silaturahmi Relawan Kalimantan Maju untuk Ibu Kota Nusantara

"Wawancara tatap muka dilakukan oleh pewawancara yang telah dilatih, dan kendali mutu dilakukan secara random pada 20% dari total sampel" katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X