Mediapriangan.com - Beberapa waktu terakhir, permasalahan konten meme Presiden Prabowo dengan Jokowi menjadi perbincangan di media sosial.
Meme Prabowo - Jokowi berciuman itu dibuat oleh mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) dari Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) berinisial SSS.
SSS pun sempat dibawa ke Bareskrim Polri dan ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap telah melanggar UU ITE.
Baca Juga: Bela Mahasiswi Meme Jokowi-Prabowo, Habiburokhman Jadi Penjamin, ITB Ucapkan Terima Kasih Terbuka!
Namun kini penangguhan penahanan dilakukan karena ia yang masih harus mengikuti perkuliahan.
Atas kegaduhan meme Prabowo - Jokowi ini, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) pun turut angkat bicara.
Kemendiktisaintek sepakat bahwa dalam penyelesaian kasusnya, sebaiknya dilakukan dengan mengedepankan pembinaan dan edukasi.
“Kemendiktisaintek menilai bahwa proses klarifikasi dan bimbingan etis di lingkungan akademik menjadi ruang yang lebih tepat untuk menanamkan kesadaran, tanggung jawab, dan kedewasaan dalam berekspresi,” kata Mendiktisaintek Brian Yuliarto dalam keterangannya pada Senin, 12 Mei 2025.
Brian juga menyinggung tentang peran perguruan tinggi untuk membentuk karakter mahasiswanya, termasuk tentang integritas dan tanggung jawab.
“Pendidikan tinggi harus menjadi ruang tumbuh yang aman dan bermakna, bukan hanya untuk penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga untuk membentuk integritas, kepekaan sosial, serta literasi digital yang beretika dan bertanggung jawab,” imbuhnya.
Mengenai kasus meme Prabowo - Jokowi ini menuai beragam di kalangan publik.
Ada yang mendukung untuk dilakukan penyelesaian secara hukum, tetapi ada juga yang menganggap bahwa hal tersebut merupakan bentuk kritik.
Artikel Terkait
Siswa SMP Tewas Tersengat Listrik, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Geram, Keamanan Sekolah Harus Dievaluasi Total!
Ramai Kasus Meme Jokowi Prabowo, ITB Minta Mahasiswa Tak Dihukum, Istana Diminta Utamakan Pembinaan!
Penahanan Mahasiswi ITB Tersangka Meme Jokowi-Prabowo Ditangguhkan, Kampus Akhirnya Buka Suara Resmi!
Tragis! Pengantin Pria di Palembang Dibacok Saat Hendak Ijab Kabul, Dendam Lama Diduga Jadi Motif Penyerangan
Ledakan Amunisi Tewaskan 13 Orang di Garut, 9 Warga Sipil dan 4 TNI Jadi Korban, Pemusnahan Berujung Tragedi
Tragedi Ledakan Amunisi di Garut, 13 Orang Tewas Usai Detonator Meledak Mendadak dari Lubang Ketiga, Ini Kronoligisnya