Kemenpar Genjot Pemerataan Wisata Lewat Paket 3B, Jalur Laut Banyuwangi–Lovina Disiapkan, OTA Mulai Jualan!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 24 Juni 2025 | 07:14 WIB
Suasana Forum Penguatan Amenitas dan Aksesibilitas yang digelar Kementerian Pariwisata untuk mendistribusikan wisatawan yang menumpuk di Bali Selatan.  (Eka Prasetya/Radar Buleleng)
Suasana Forum Penguatan Amenitas dan Aksesibilitas yang digelar Kementerian Pariwisata untuk mendistribusikan wisatawan yang menumpuk di Bali Selatan. (Eka Prasetya/Radar Buleleng)

 

Mediapriangan.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat upaya pemerataan destinasi wisata di Pulau Bali.

Tak ingin hanya bertumpu pada kawasan Bali Selatan, pemerintah kini mengembangkan konsep Paket 3B, yang meliputi Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara.

Langkah konkret dilakukan melalui gelaran Forum Penguatan Amenitas dan Aksesibilitas yang berlangsung di Wantilan Pantai Lovina, Buleleng, Bali, pada Minggu, 22 Juni 2025.

Baca Juga: Wamenpar Dorong Wisata 3B, Akses Laut Banyuwangi–Lovina Siap, Atraksi di Buleleng dan Jembrana Akan Diperkuat

Forum ini bertujuan untuk mendistribusikan arus wisatawan secara merata dengan membangun konektivitas yang lebih baik serta meningkatkan fasilitas penunjang.

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menyampaikan bahwa peluncuran Paket 3B telah dilakukan oleh Menparekraf Sandiaga Uno dan kini mulai dipromosikan melalui sejumlah platform perjalanan daring (OTA).

“Paket 3B ini sudah diluncurkan Pak Sandiaga Uno dan kami mendorong OTA ikut aktif mempromosikan,” ujar Ni Luh Puspa.

Baca Juga: Wamenpar Ungkap Kendala Dermaga Banyuwangi–Bali, Paket Wisata 3B Tetap Jalan Lewat Jalur Alternatif Gilimanuk

“Kalau lebih banyak yang menjual, lebih besar juga dampaknya,” tambahnya.

Puspa menegaskan bahwa Bali Barat dan Bali Utara tidak boleh lagi hanya menjadi jalur lintasan bagi para pelancong.

Infrastruktur dan daya tarik wisata akan diperkuat agar kawasan ini menjadi destinasi utama. Dukungan dari pemerintah daerah pun menjadi bagian penting dalam mengarahkan pembangunan ke arah yang sejalan.

“Selama ini Bali Barat dan Bali Utara hanya jadi jalur lintasan. Kami ingin itu berubah,” tegasnya.

Baca Juga: Wamenpar Ajak Wisatawan Ikut Bersih Pantai Lovina, Gerakan Wisata Bersih Didorong Jadi Budaya Lewat Edukasi Berkelanjutan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X