IFG Tekankan Peran ESG dan Akuntan Manajemen untuk Wujudkan Ekonomi Tangguh dan Berkelanjutan di Indonesia

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 26 Juni 2025 | 15:48 WIB
IFG dukung implementasi ESG di Konferensi IAMI yang digelar 20–21 Juni di Movenpick Hotel Jakarta, tekankan peran akuntan manajemen.   (Laman IAMI)
IFG dukung implementasi ESG di Konferensi IAMI yang digelar 20–21 Juni di Movenpick Hotel Jakarta, tekankan peran akuntan manajemen. (Laman IAMI)

 

 

Mediapriangan.com - Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih tangguh dan berkelanjutan, Indonesia Financial Group (IFG) menunjukkan komitmennya terhadap implementasi prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam tata kelola keuangan.

Hal ini ditunjukkan lewat kehadiran Wakil Direktur Utama IFG, Dr. Haru Koesmahargyo, dalam IAMI Conference 2025 yang diselenggarakan oleh Institut Akuntan Manajemen Indonesia (IAMI) pada 20–21 Juni di Movenpick Hotel Jakarta.

Konferensi bertajuk "The Frontier in ESG – Management Accountants Roles in Saving the Earth and Promoting National Prosperity" ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat peran akuntan manajemen terhadap isu-isu keberlanjutan global.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Naik Lagi, IFG Ingatkan Pentingnya Asuransi Kesehatan dan Gaya Hidup Sehat untuk Perlindungan Diri

Menurut Haru, praktik ESG kini tak hanya menjadi tren global, tetapi telah menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi ketidakpastian global dan risiko sistemik.

“Dalam menghadapi ketidakpastian global yang semakin kompleks, penerapan ESG menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan jangka panjang, memitigasi risiko sistemik, serta menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan keberlanjutan bisnis,” tutur Haru Koesmahargyo.

Haru juga menekankan bahwa akuntan manajemen memainkan peran penting dalam menjembatani strategi perusahaan dengan nilai-nilai keberlanjutan.

Baca Juga: IFG dan Perpusnas RI Salurkan Hibah Buku ke 34 Provinsi, Dorong Literasi dan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Haru menyebut bahwa peran ini tak hanya soal kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi semua pemangku kepentingan.

Sebagai contoh konkret, IFG bersama entitas anak seperti Askrindo dan Jamkrindo telah melaksanakan inisiatif ESG dalam bentuk Program Penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Melalui penugasan dari pemerintah berdasarkan PMK No 71/PMK.08/2020, IFG menjalankan peran penting dalam memperkuat daya tahan ekonomi pelaku usaha di sektor riil maupun keuangan.

Baca Juga: Rayakan Idul Adha 1446 H, IFG dan Holding Salurkan 138 Hewan Kurban demi Wujudkan Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X