IFG Ajak Profesional Main di Panggung Ketoprak Financial ‘Samber Nyawa’, Angkat Pesan Moral untuk Generasi Muda

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 8 Agustus 2025 | 20:30 WIB
Penampilan pementasan ketoprak finansial ‘Samber Nyawa’ di GKJ, Jakarta.  (Tangkapan layar YouTube)
Penampilan pementasan ketoprak finansial ‘Samber Nyawa’ di GKJ, Jakarta. (Tangkapan layar YouTube)

Mediapriangan.com - Indonesia Financial Group (IFG) kembali mengumumkan dukungannya terhadap pelestarian budaya dengan mendukung pementasan Ketoprak Financial bertajuk “Samber Nyawa”.

Pagelaran Ketoprak Financial ini berlangsung di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) dan memadukan seni tradisional dengan sentuhan unik dari para profesional lintas sektor.

Tak hanya melibatkan pelaku seni, pertunjukan ini menghadirkan partisipasi eksekutif industri keuangan, akademisi, BUMN, perusahaan swasta, anggota DPR, hingga jurnalis senior.

Baca Juga: IFG Gandeng KAI Gelar Edukasi Keuangan Nasional, Ribuan Karyawan Dapat Ilmu Investasi Jelang HUT RI ke-80

Konsep tersebut menjadi pembeda, di mana ketoprak tampil bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga media edukasi dan penyampai pesan moral yang relevan bagi masyarakat modern.

“Kami melihat Ketoprak Financial sebagai platform yang unik dan bermakna untuk menjaga kelestarian seni tradisional Indonesia,” ujar Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji.

Menurutnya, pesan dalam lakon Samber Nyawa mengajarkan pentingnya semangat juang dan perlawanan terhadap ketidakadilan, nilai yang selaras dengan prinsip integritas dan keberlanjutan IFG.

Baca Juga: IFG Ungkap Laba Asuransi Jiwa Tembus Rp5,3 Triliun di Q1 2025, Tekankan Transformasi Sistem Keuangan Terintegrasi

IFG memandang dukungan terhadap kesenian tradisional sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya adalah tugas bersama seluruh elemen bangsa, termasuk kalangan profesional yang sibuk di bidangnya.

“Di tengah kesibukan sebagai profesional di industri keuangan, kami tetap memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga warisan budaya nenek moyang,” tambah Denny.

Baca Juga: IFG Dorong Ekosistem Asuransi Tangguh Lewat Dialog Strategis, Soroti Tantangan dan Peluang Industri 2025

Denny menegaskan bahwa melalui panggung ketoprak, IFG berupaya memperkenalkan kembali nilai-nilai luhur bangsa kepada generasi muda.

Pagelaran Samber Nyawa sendiri membawa pesan yang relevan dengan kondisi Indonesia saat ini, yakni tentang keberanian, persatuan, dan komitmen dalam menghadapi tantangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X