Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi Tanggapi Wacana Provinsi Sunda, Dorong Pelestarian Budaya Jadi Prioritas

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 9 Juli 2026 | 11:02 WIB
Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi menilai pelestarian budaya Sunda lebih penting sembari mengkaji usulan perubahan nama Jawa Barat. (Dok. KDS)
Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi menilai pelestarian budaya Sunda lebih penting sembari mengkaji usulan perubahan nama Jawa Barat. (Dok. KDS)

 

BANDUNG, Mediapriangan.com - Wacana perubahan nama Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda terus memantik perhatian publik. Menanggapi berkembangnya aspirasi tersebut, Anggota DPRD Jabar H. Didi Sukardi, S.E., menyatakan setiap usulan dari masyarakat patut dihargai dan dikaji secara menyeluruh sebelum diputuskan.

Politisi yang duduk di Komisi I DPRD Jawa Barat itu menilai aspirasi mengenai Provinsi Sunda merupakan masukan yang sah dalam proses demokrasi. Namun, menurutnya, pembahasan perubahan nama daerah membutuhkan kajian yang matang dengan melibatkan berbagai aspek, mulai dari historis, administratif, hingga sosial budaya.

Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi menjelaskan, untuk mempercepat proses pengkajian, Komisi I DPRD Jawa Barat merekomendasikan agar kajian mengenai usulan perubahan nama Jawa Barat dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: YouTuber Andra ST Buka Suara soal Kecelakaan Supercar McLaren di Sukoharjo, Ungkap Ban Belakang Pecah

Menurutnya, apabila seluruh proses dilakukan melalui mekanisme legislasi di DPRD, waktu yang dibutuhkan akan relatif lebih panjang. Karena itu, DPRD Jabar saat ini memilih menunggu langkah strategis dari pemerintah daerah sebelum menentukan tindak lanjut terhadap usulan tersebut.

"DPRD menerima aspirasi tersebut sebagai masukan yang sah dan perlu dikaji secara komprehensif. Untuk mempercepat proses, kami merekomendasikan agar kajian dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sehingga nantinya dapat diketahui apakah usulan ini layak dilanjutkan ke tahapan berikutnya," kata Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi.

Meski pembahasan mengenai Provinsi Sunda masih terus berkembang, ia menilai terdapat agenda yang lebih penting untuk menjadi perhatian bersama, yakni memperkuat pelestarian budaya Sunda di tengah masyarakat.

Baca Juga: Update Kasus Korupsi Batu Bara: Polisi Sita Emas 74 Kg Senilai Rp476 Miliar dari Brankas Tersembunyi

Menurut Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi, identitas budaya tidak hanya dijaga melalui nama daerah, tetapi juga melalui pewarisan nilai-nilai kesundaan kepada generasi muda.

Karena itu, Komisi I DPRD Jawa Barat mendorong agar pelestarian budaya Sunda diperkuat melalui dunia pendidikan. Langkah yang diusulkan meliputi peningkatan pembelajaran Bahasa Sunda di sekolah serta penyediaan lebih banyak kegiatan ekstrakurikuler yang berfokus pada seni dan budaya daerah.

Ia menilai kebijakan tersebut menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga identitas masyarakat Jawa Barat tanpa bergantung pada hasil pembahasan mengenai perubahan nama Jawa Barat.

Baca Juga: Update Kasus Daycare Little Aresha, Satpam dan Petugas Kebersihan Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Unsur Pembiaran

"Yang paling penting adalah bagaimana nilai-nilai budaya Sunda tetap hidup dan diwariskan kepada generasi penerus. Penguatan pendidikan bahasa dan budaya Sunda harus menjadi prioritas, apa pun keputusan mengenai perubahan nama provinsi nantinya," ujar Anggota DPRD Jabar Didi Sukardi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X