Kekosongan BBM Teratasi, SPBU Swasta Sepakat Kolaborasi dengan Pertamina Ikuti 3 Syarat

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 20 September 2025 | 17:18 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai rapat untuk atasi kekosongan BBM di SPBU swasta pada Jumat, 19 September 2025.  (Instagram/kesdm)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai rapat untuk atasi kekosongan BBM di SPBU swasta pada Jumat, 19 September 2025. (Instagram/kesdm)

Mediapriangan.com - Kekosongan stok BBM di sejumlah SPBU swasta mulai teratasi. Shell Indonesia, BP-AKR, ExxonMobil, dan Vivo menyatakan setuju membeli BBM dari Pertamina, setelah melakukan rapat bersama Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Beberapa waktu terakhir, keluhan terkait kelangkaan BBM sempat ramai. Shell Indonesia bahkan menyebut beberapa SPBU-nya belum bisa menyediakan bensin hingga waktu yang belum ditentukan.

Bahlil menegaskan, pemerintah telah memberikan kuota impor 110 persen untuk tahun 2025, naik 10 persen dibanding 2024. Namun, kuota tersebut bisa habis sebelum akhir tahun.

Baca Juga: Fenomena 'Tot Tot Wuk Wuk' Viral di Jalan Raya, Istana hingga Polri Soroti Penyalahgunaan Sirene dan Strobo

“Atas dasar itu, pemerintah membuat keputusan untuk tetap dilayani, tetapi akan diberikan lewat kolaborasi dengan Pertamina,” ujarnya pada Jumat, 19 September 2025.

Kolaborasi Hanya Base Fuel

Menteri ESDM menjelaskan, BBM yang dibeli SPBU swasta adalah base fuel, artinya produk belum dicampur. Pencampuran dilakukan di masing-masing perusahaan sesuai kebutuhan.

“Ibarat bikin teh, awalnya hanya air panas dari Pertamina, nanti dicampur sendiri di SPBU. Ini solusi yang disetujui,” paparnya.

Baca Juga: Gizem Kocak Kazan Resmi Jadi Setter Manisa BBSK Musim 2025-2026, Pemenang Misteri Terungkap! Ini Dia Profilnya

Joint Surveyor untuk Kualitas

Syarat kedua adalah penerapan joint surveyor agar kualitas BBM terjamin dan transparan. “Agar tidak ada dusta soal kualitas, disepakati melakukan joint surveyor,” jelas Bahlil.

Kesepakatan Harga BBM

Untuk harga, Bahlil menekankan prinsip keadilan bagi semua pihak. Harga BBM akan merujuk pada Indonesia Crude Price (ICP), sehingga stabil dan tidak memberatkan.

“Kita ingin swasta maupun Pertamina sama-sama untung dan terbuka,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X