Mediaprangan.com - Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, secara resmi menolak tawaran duduk sebagai Menko Polkam di kabinet Presiden RI Prabowo Subianto.
Ia menjelaskan, keputusan itu lebih didasarkan pada etika politik yang ia pegang, bukan karena ketidaktertarikan. Mahfud menegaskan kursi kabinet seharusnya diisi oleh mereka yang terlibat langsung memenangkan Prabowo pada Pilpres 2024.
“Saya kan dulu sudah menyatakan komitmen, standar etik saya, jabatan di pemerintahan ini harus diduduki oleh mereka yang menang, yang berkeringat secara politik. Saya kan tidak,” ujarnya.
Sebagai alternatif, Mahfud MD memilih bergabung dalam Komite Reformasi Kepolisian, agenda strategis yang tengah disiapkan pemerintah.
Tawaran Langsung dari Jenderal Senior
Mahfud menceritakan, menjelang reshuffle kabinet, seorang jenderal senior sempat menghubunginya pada 7 September 2025 dan meminta segera datang ke Jakarta untuk tawaran posisi Menko Polkam.
“Malam menjelang pelantikan (menteri), menjelang pengumuman reshuffle, ‘Pak Mahfud di mana?’ ‘Saya di Yogya’. ‘Ke sini (Jakarta),’ katanya oleh sang jenderal,” ungkap Mahfud.
Meski begitu, Mahfud mengaku memberikan jawaban mengambang, karena menolak terang-terangan bisa menimbulkan kesan angkuh, sementara menerima tawaran tidak sesuai prinsipnya.
“Ngambang (jawaban) saya. Saya tidak bilang iya. Ndak enak menolak, kalau menolak ‘sombong banget nih orang' begitu,” jelasnya.
Fokus pada Reformasi Polri
Dalam Komite Reformasi Kepolisian, Mahfud MD menekankan tiga aspek yang harus dibenahi: aturan, aparat, dan budaya. Menurutnya, perubahan kultur menjadi prioritas utama karena banyak praktik internal Polri yang selama ini menjadi sorotan publik.
Artikel Terkait
Mahfud MD Angkat Suara Soal Kontroversi Ferry Irwandi vs Dansat Siber TNI, Sebut Lebih Baik Tak Diperpanjang
Mahfud MD Apresiasi Reshuffle Kabinet Prabowo, Prediksi Akan Ada Perombakan Lagi di Oktober 2025
Sinopsis Film Janji Senja, Perjuangan Gadis Maluku Jadi TNI Tanpa Bayar, Kisah Inspiratif Tentang Cita-Cita dan Keluarga
Dari Peru hingga Filipina, Aksi Gen Z Mengguncang Dunia: Mobilisasi Via Medsos, Bentrok dengan Polisi Tak Terhindarkan
Tragedi Cakung, Istri Tewas Terbakar Usai Pertengkaran Soal Mi Instan, Suami Terancam Hukuman Mati
Sharp Rayakan 55 Tahun dengan AC Installer Championship 2025, 20 Finalis Bersaing, Taufik Nugroho Raih Juara Pertama