Jumlah WNI Tewas di Kebakaran Wang Fuk Court Bertambah, KJRI Percepat Proses Pemulangan Jenazah

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 1 Desember 2025 | 06:41 WIB
Menyoroti update kebakaran Wang Fuk Court, termasuk kondisi terbaru WNI serta langkah KJRI mempercepat pemulangan jenazah.     (Instagram.com/@safetravel.kemlu)
Menyoroti update kebakaran Wang Fuk Court, termasuk kondisi terbaru WNI serta langkah KJRI mempercepat pemulangan jenazah. (Instagram.com/@safetravel.kemlu)

 

Mediapriangan.com - Insiden besar yang terjadi di kawasan apartemen Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong kembali menjadi sorotan setelah jumlah korban asal Indonesia dilaporkan bertambah.

Otoritas setempat sebelumnya mencatat kebakaran pada Rabu, 26 November 2025 itu melahap tujuh blok bangunan apartemen dan menimbulkan dampak besar bagi warga.

Dalam laporan awal, sebanyak 128 orang dinyatakan meninggal dan 79 lainnya menderita luka serius. Para korban tersebar di 15 rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
Update informasi kebakaran tersebut terus diikuti publik, terutama karena banyaknya WNI yang tinggal di kawasan tersebut.

Baca Juga: Megawati Hangestri dan Strategi Potong Generasi Timnas Voli Putri Siap Guncang SEA Games 2025

Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan bahwa jumlah WNI yang menjadi korban jiwa meningkat.

“Rilis data korban insiden kebakaran dari Hong Kong Police Force hari ini (30 November 2025), jumlah WNI korban meninggal dunia bertambah 2 orang dan korban luka-luka bertambah 1 orang,” demikian keterangan resmi Kemlu RI.

“Dengan demikian, total jumlah WNI korban meninggal dunia yang telah terkonfirmasi menjadi 9 orang dan korban luka-luka menjadi 3 orang,” lanjut pernyataan tersebut.

Korban WNI Hong Kong ini juga menjadi fokus utama pemerintah dalam penanganan lanjutan.

Baca Juga: Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin Guncang PLN, Tutup Kebocoran PJU Bernilai Miliaran

KJRI Siapkan Pemulangan Jenazah WNI

Sebagai bentuk tanggung jawab negara, KJRI Hong Kong telah membentuk tim khusus untuk mempercepat pemulangan jenazah WNI yang menjadi korban. Tim ini juga bertugas memberikan pendampingan kepada keluarga.

“Tim Family Engagement ini tugasnya untuk repatriasi jenazah,” ujar Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, pada Minggu, 30 November 2025.

“(Termasuk) menyampaikan penjelasan kapan kepulangan jenazah, dan detail-detail lain agar para keluarga memperoleh informasi,” imbuhnya.
Upaya KJRI ini menjadi bagian penting dari rangkaian update kebakaran yang terus dipantau publik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X