Update PBNU, Rais Aam Tegaskan Pencopotan Gus Yahya dan Umumkan Pembentukan Tim Pencari Fakta

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 1 Desember 2025 | 07:29 WIB
Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar tegaskan pencopotan Gus Yahya dari jabatan Ketua Umum PBNU.  (Dok. PBNU)
Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar tegaskan pencopotan Gus Yahya dari jabatan Ketua Umum PBNU. (Dok. PBNU)

Mediapriangan.com -Situasi internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama memasuki babak baru setelah update PBNU yang disampaikan oleh Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar.

Ia menegaskan bahwa KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya resmi dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Umum PBNU per 26 November 2025 pukul 00.45 WIB, menindaklanjuti rapat yang dilaksanakan pada 20 November 2025.

KH Miftachul Akhyar menambahkan bahwa setelah pencopotan Gus Yahya, yang bersangkutan tidak lagi memiliki kewenangan ataupun hak menggunakan atribut Ketua Umum PBNU. Untuk saat ini, seluruh kepemimpinan berada sepenuhnya di bawah otoritas Rais Aam.

Baca Juga: Update Pemulihan Bencana Sumatera, Pemerintah Kerahkan Kekuatan Nasional dan Terima Dukungan Malaysia

Keputusan tersebut diambil setelah pertemuan dengan 36 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yang dinilai memahami konteks keputusan Rapat Harian Syuriyah PBNU. Para peserta pertemuan juga menyatakan dukungan penuh kepada Rais Aam untuk menindaklanjuti arah kebijakan organisasi.

PBNU Bentuk Tim Pencari Fakta

Dalam update PBNU selanjutnya, Miftachul mengumumkan langkah pembentukan Tim Pencari Fakta (TPF). Tindakan ini menyusul maraknya berbagai kabar yang beredar di media arus utama maupun media sosial terkait dinamika PBNU.

“Setelah mencermati dinamika di masyarakat, termasuk berbagai informasi dan opini di media arus utama dan media sosial, kami memberikan perhatian secara khusus,” ujar Miftachul dalam konferensi pers di kantor PWNU Jawa Timur pada Sabtu, 29 November 2025.

Baca Juga: Jumlah WNI Tewas di Kebakaran Wang Fuk Court Bertambah, KJRI Percepat Proses Pemulangan Jenazah

“Untuk mendapatkan kesahihan dari berbagai informasi tersebut, kami akan menugaskan tim pencari fakta untuk melakukan investigasi secara utuh dan mendalam terhadap berbagai informasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat,” lanjutnya.

Tim Pencari Fakta ini akan berada di bawah arahan Wakil Rais Aam PBNU KH Anwar Iskandar serta KH Afifuddin Muhajir.

Pembentukan TPF tersebut sekaligus menjadi salah satu langkah penting untuk mengurai beragam isu yang mengemuka dan memastikan arah organisasi berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga: Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin Guncang PLN, Tutup Kebocoran PJU Bernilai Miliaran

PBNU Siapkan Muktamar dalam Waktu Dekat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X