Jogja Financial Festival 2026, Momentum Emas Dongkrak Literasi Keuangan Masyarakat dan Ketahanan Ekonomi Nasional

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 23 Mei 2026 | 05:19 WIB
Sinergi industri asuransi dan penjaminan di Jogja Financial Festival 2026 fokus memacu literasi keuangan masyarakat demi ketahanan ekonomi nasional. (Dok. DFK)
Sinergi industri asuransi dan penjaminan di Jogja Financial Festival 2026 fokus memacu literasi keuangan masyarakat demi ketahanan ekonomi nasional. (Dok. DFK)

 

YOGYAKARTA, Mediapriangan.com - Pembenahan ekosistem keuangan nasional yang inklusif kini bertumpu pada transformasi sektor proteksi dan investasi agar lebih terpercaya serta memberikan dampak riil bagi publik.

Penguatan fondasi ini dinilai krusial untuk menghadapi tantangan finansial global melalui peningkatan pemahaman publik secara masif.

Dalam sela-sela agenda Jogja Financial Festival 2026, ditekankan bahwa aspek Environment, Social & Governance (ESG) menjadi pilar utama dalam perbaikan iklim bisnis sektor jasa keuangan saat ini.

Baca Juga: Santri Tebuireng Jombang Diedukasi Bahaya Pinjol, IFG Goes to School 2026 Dorong Pola Hidup Produktif Sejak Dini

Transformasi ini tidak lagi sekadar mengejar performa angka atau keuntungan finansial semata, melainkan bagaimana menciptakan tata kelola yang sehat dan berkelanjutan.

Sekretaris Perusahaan IFG Denny S. Adji menyampaikan bahwa peningkatan pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat keberlanjutan industri keuangan nasional.

“IFG bersama anggota holding terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan masyarakat, khususnya pada sektor asuransi, penjaminan, dan investasi. Kami meyakini bahwa pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan dan perlindungan risiko akan berdampak positif terhadap ketahanan ekonomi masyarakat serta keberlanjutan bisnis industri jasa keuangan nasional,” ujar Denny.

Baca Juga: Solusi Limbah Batik Bantul, Fasilitas IPAL IFG Mampu Tekan Pencemar Cair Hingga Sembilan Puluh Persen

Denny juga menambahkan terkait arah perbaikan yang sedang berjalan di sektor ini untuk jangka panjang.

“Ke depan, salah satu nilai yang ingin terus kami dorong adalah bagaimana IFG dapat berperan dalam mendukung industri asuransi dan penjaminan yang saat ini terus berbenah untuk menciptakan iklim dan praktik bisnis yang lebih baik, lebih terpercaya, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tambah Denny.

Guna mewujudkan hal tersebut, edukasi langsung yang menyasar kalangan mahasiswa, pelaku usaha, serta berbagai komunitas menjadi langkah strategis.

Baca Juga: Bukan Tempat Menabung, IFG Tekankan Literasi Produk Asuransi Sebagai Perlindungan di Hari Konsumen Nasional 2026

Melalui pemahaman yang matang mengenai manajemen dana dan perlindungan risiko, masyarakat diharapkan lebih cakap dalam melakukan mitigasi hambatan finansial di masa depan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X