Namo buddhaya,
Salam kebajikan,
Rahayu.
Saudara-saudari, saudara sebangsa dan setanah air,
Dalam tiga tahun terakhir, kita menyaksikan perubahan luar biasa merata di seluruh Indonesia, dari barat hingga timur.
Sebanyak 24 episode Merdeka Belajar telah memimpin kita menuju impian luhur Ki Hadjar Dewantara, menciptakan pendidikan yang menggali bakat, minat, dan potensi peserta didik untuk mencapai puncak keselamatan dan kebahagiaan sebagai manusia dan anggota masyarakat.
Kini, anak-anak kita dapat belajar dengan lebih tenang, karena pendekatan pembelajaran dinilai secara holistik oleh para guru mereka.
Baca Juga: Link Download Logo Hari Guru Nasional 2023, Begini Panduan Penggunaan Logo HGN 2023
Para kepala sekolah dan pemimpin daerah, yang sebelumnya kesulitan memantau kualitas pendidikan, kini dapat menggunakan data Asesmen Nasional di Platform Rapor Pendidikan untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Guru-guru saat ini bersaing untuk berbagi dan berkarya melalui kehadiran Platform Merdeka Mengajar. Mereka yang dulu terikat oleh peraturan kaku, kini memiliki kebebasan untuk berinovasi di dalam kelas dengan adanya Kurikulum Merdeka.
Seiring dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi, seleksi masuk perguruan tinggi negeri kini lebih fokus pada mengukur kemampuan literasi dan berpikir rasional.
Di tingkat perguruan tinggi, mahasiswa sekarang dapat menjelajahi pengetahuan dan pengalaman di luar kampus melalui program-program Kampus Merdeka, yang mengubah mereka dari sekadar belajar teori di dalam kelas.
Saudara-saudari, mari kita selalu mengenang bahwa bersama-sama kita telah menciptakan sejarah baru dengan gerakan Merdeka Belajar.