Meskipun demikian, dia mengalami kesulitan besar di Malaysia, terutama setelah ditempatkan di keluarga dengan tugas yang melelahkan dan waktu kerja yang sangat panjang.
Annisah berupaya untuk pulang ke Indonesia setelah tidak sanggup menanggung beban kerja berlebihan dan ketidakadilan dari agen yang tidak responsif.
Namun, usahanya terhambat karena paspornya ditahan dan agen yang menghilang. Nanik, setelah mendengar kronologi kasus Annisah, melaporkannya kepada Prabowo.
Dalam responsnya, Prabowo mengambil tanggung jawab penuh atas kepulangan Annisah, termasuk biaya administrasi dan tiket pulang.
Dengan bantuan Prabowo dan koordinasi yang baik antara berbagai pihak, Annisah akhirnya bisa kembali ke Indonesia dan bersatu kembali dengan keluarganya.
Kejadian ini menyoroti tantangan yang dihadapi oleh banyak TKW di luar negeri dan pentingnya intervensi pemerintah untuk melindungi mereka dari eksploitasi dan kesulitan serupa di masa depan.***