Meskipun demikian, dia mengalami kesulitan besar di Malaysia, terutama setelah ditempatkan di keluarga dengan tugas yang melelahkan dan waktu kerja yang sangat panjang.
Annisah berupaya untuk pulang ke Indonesia setelah tidak sanggup menanggung beban kerja berlebihan dan ketidakadilan dari agen yang tidak responsif.
Namun, usahanya terhambat karena paspornya ditahan dan agen yang menghilang. Nanik, setelah mendengar kronologi kasus Annisah, melaporkannya kepada Prabowo.
Dalam responsnya, Prabowo mengambil tanggung jawab penuh atas kepulangan Annisah, termasuk biaya administrasi dan tiket pulang.
Dengan bantuan Prabowo dan koordinasi yang baik antara berbagai pihak, Annisah akhirnya bisa kembali ke Indonesia dan bersatu kembali dengan keluarganya.
Kejadian ini menyoroti tantangan yang dihadapi oleh banyak TKW di luar negeri dan pentingnya intervensi pemerintah untuk melindungi mereka dari eksploitasi dan kesulitan serupa di masa depan.***
Artikel Terkait
Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto Hadiri Acara ETAS Bertajuk Flashback to the 80s and 90s
Menhan Prabowo Subianto Serahkan Pesawat Super Hercules C 130J Ke TNI AU Disaksikan Presiden Jokowi
Analisis Media Asing, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Berpotensi Menang di Pilpres 2024
Prabowo Subianto Bersilaturahmi dengan 600 Pendeta PGPI, Ceritakan Asal Usul Nama Padepokan Garuda Yaksa
Tenaga Kesehatan Minim, Prabowo Rencanakan Pendidikan 10.000 Calon Dokter dan Peningkatan Fakultas Kedokteran
Prabowo Diterima Hangat di Tanah Kelahiran, Ribuan Warga Sulawesi Utara Memadati Langowan Kabupaten Minahasa