nasional

Tom Lembong Akui Menyesal Jadi Mendag di Era Jokowi, Ternyata Begini Awal Mula Kasus Dugaan Impor Gula yang Menjeratnya

Kamis, 31 Oktober 2024 | 09:35 WIB
Eks Menteri Perdagangan era Jokowi, Tom Lembong yang menjadi tersangka kasus impor gula Kemendag di Kejaksaan RI, pada Selasa, 29 Oktober 2024. (YouTube.com/@Kejaksaan RI)

Tom Lembong: Rekam Jejak Karier dan Pengakuan Penyesalan

Sebelum tersandung kasus ini, perjalanan karier Tom Lembong terbilang mentereng.

Pria lulusan Harvard University ini pernah menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) serta dipercaya menjadi Co-Captain dalam Tim Nasional (Timnas AMIN) mendukung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dalam Pilpres 2024.

Namun, jejaknya di dunia pemerintahan ternyata menyimpan sisi yang jarang diungkap ke publik.

Dalam sebuah diskusi pada 9 Februari 2024, Lembong sempat mengutarakan penyesalan yang mendalam atas perannya di pemerintahan.

Baca Juga: Indosat Ooredoo Hutchison Raih Kinerja Positif di Sembilan Bulan Pertama 2024 dengan Pertumbuhan Pendapatan Dua Digit

“Ada rasa penyesalan besar karena dulu pernah menjadi bagian dari pemerintah, terutama melihat data ekonomi yang saat itu tidak berjalan seperti harapan,” ungkapnya.

Menurutnya, beberapa strategi ekonomi yang dijalankan ketika itu tidak berhasil sesuai ekspektasi, dan hal itu menjadi kekecewaan tersendiri bagi dirinya.

"Termasuk di saat-saat kita menjalankan strategi yang menurut data yang saya lihat, tidak berhasil. Kalau mau lebih keras lagi, ya banyak gagal," tandasnya.

Baca Juga: Drama Lima Set, Red Sparks Terkapar Hadapi IBK Altos di Liga Voli Korea 2024, Rekor Tak Terkalahkan Terhenti di Daejeon

Senyum di Tengah Perkara: Reaksi Publik dan Harapan Ke Depan

Meski tengah diterpa kasus hukum yang serius, Tom Lembong tampil di hadapan publik dengan senyum yang mengundang berbagai reaksi.

Masyarakat pun terpecah, ada yang mengapresiasi keterbukaannya, namun tak sedikit yang menyayangkan langkah yang diambilnya selama menjabat sebagai Menteri Perdagangan.

Kini, banyak yang berharap agar proses hukum berjalan transparan dan Tom Lembong dapat mengklarifikasi seluruh tuduhan di persidangan mendatang.

Kasus ini sekaligus menjadi pelajaran tentang pentingnya transparansi dan prosedur yang ketat dalam pengambilan keputusan, terutama bagi pejabat publik yang berada di posisi strategis.***

Halaman:

Tags

Terkini