"Kok bisa ya, dia santai padahal diduga korupsi impor gula yang jelas merugikan petani kita," tambah akun lainnya.
Selain itu, berbagai komentar membandingkan posisi Lembong saat menjabat dengan sikap Presiden Jokowi terkait visi misi pemerintahannya.
"Itu menteri zaman Jokowi yang harus ikut visi presiden, sekarang malah tersandung kasus," tulis akun @adesuzuki87.
Kedekatan dengan Jokowi
Kasus ini juga mengungkap kembali kedekatan Lembong dengan Presiden Jokowi, yang pernah mengandalkannya sebagai salah satu tokoh di balik pidato-pidato penting di awal masa pemerintahannya.
Bahkan, nama Lembong sempat muncul dalam debat cawapres 2024 terkait perannya dalam hilirisasi nikel, yang sempat disebut oleh Gibran.
Dalam wawancara bersama Denny Sumargo pada Februari 2024, Lembong menggambarkan Jokowi sebagai sosok yang memiliki bakat politik tinggi dan insting yang kuat dalam membaca situasi.
"Jokowi punya naluri politik yang kuat. Dia juga sangat cermat dalam menyusun strategi politik," ujarnya dalam wawancara tersebut.
Dengan kedekatan dan peran penting yang pernah diemban, sorotan terhadap Lembong kini semakin tajam, terutama di tengah kasus yang sedang diusut oleh Kejagung ini.***