Baca Juga: Prabowo Subianto, Indonesia Dihormati Dunia Berkat Kerja Keras Pemerintah Menjaga Stabilitas Ekonomi
Ia juga memaparkan lima dampak positif utama dari implementasi e Katalog Versi 6:
1. Penghematan Biaya: Mengurangi 20–30% biaya pengadaan.
2. Efisiensi Waktu: Proses yang sebelumnya memakan waktu berbulan-bulan kini dapat diselesaikan dalam beberapa minggu.
3. Transparansi dan Akuntabilitas: Harga yang lebih bersaing dan minimnya intervensi manusia mengurangi peluang korupsi.
4. Peningkatan Partisipasi Penyedia: Sistem online memudahkan akses penyedia barang dan jasa, termasuk UMKM. Saat ini, lebih dari 13 ribu penyedia telah tergabung.
5. Optimalisasi Anggaran: Data analitik memungkinkan perencanaan pengeluaran yang strategis dan berdampak maksimal.
Menurut Luhut, keberhasilan implementasi e-Katalog tidak hanya berdampak pada efisiensi anggaran, tetapi juga membuka peluang besar bagi UMKM untuk terlibat dalam pembangunan nasional.
“Setiap rupiah yang dibelanjakan melalui sistem ini akan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” pungkasnya.
Peluncuran e-Katalog versi 6.0 ini diharapkan menjadi katalis perubahan dalam sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah, sekaligus mendukung pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.***