Sosialisasi Perpres dan Respons Positif Komunitas Pers
Sosialisasi Perpres Nomor 32 Tahun 2024 yang diadakan di Kalimantan Selatan menjadi forum diskusi penting bagi para pelaku pers dari lima provinsi di Kalimantan.
Sebanyak 41 pemimpin media hadir secara langsung, bersama perwakilan lembaga pemerintah dan akademisi.
Diskusi berlangsung interaktif, salah satunya dengan pertanyaan dari Totok, anggota PWI Kalsel, yang menyoroti algoritma platform digital yang dianggap kurang mendukung konten berkualitas.
Sementara itu, jurnalis senior Umi Sri Wahyuni menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
Ia menilai bahwa pengetahuan mengenai nilai komersial konten berita yang dibuat dan disebarkan melalui platform digital sangat bermanfaat bagi keberlanjutan perusahaan pers.
Program Kerja Komite
Dalam menjalankan amanat Perpres, Komite telah menyusun panduan teknis, termasuk mekanisme pelaporan dan pengawasan.
Dokumen panduan ini telah diserahkan kepada Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, pada November 2024.
"Kita coba negosiasi agar setelah ada panduan ini didapat win-win solution antara perusahaan media dan platform digital," ujar Nezar.
Selain itu, Komite juga telah melakukan safari pertemuan dengan berbagai perusahaan media dan platform digital untuk memetakan masalah.
Diskusi dengan perusahaan seperti Meta, TikTok, Twitter, dan Google menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dalam mendukung ekosistem jurnalisme berkualitas.
Dengan program seperti Google News Showcase, ekosistem media di Indonesia diharapkan dapat tumbuh lebih inklusif, mencakup media di daerah dan mendukung inovasi konten yang sesuai dengan standar jurnalisme berkualitas.***