“Saya merasa bangga dan bersyukur bisa terlibat dalam program ini. Ini adalah kesempatan besar bagi kami untuk mendukung program unggulan Pak Prabowo,” ujar Adinda.
Adinda menjelaskan bahwa menu makanan yang disiapkan sangat beragam, meliputi nasi, olahan ayam, daging, sayur, buah, dan telur. Untuk memastikan kualitas gizi, timnya bekerja sama dengan ahli gizi yang kompeten.
“Kami memiliki ahli gizi yang memastikan nutrisi setiap menu sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat, terutama siswa,” jelasnya.
Selain aspek gizi, kebersihan dalam proses pengolahan makanan juga menjadi prioritas utama. Seluruh pekerja wajib mematuhi standar kebersihan, termasuk penggunaan hair net, masker, sarung tangan, dan sepatu khusus.
Dengan program ini, pemerintah tidak hanya memastikan kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi lokal. Para pelaku kuliner dan masyarakat sekitar merasa terbantu dan berharap program ini terus berlanjut di masa mendatang.***