“Saya merasa bangga dan bersyukur bisa terlibat dalam program ini. Ini adalah kesempatan besar bagi kami untuk mendukung program unggulan Pak Prabowo,” ujar Adinda.
Adinda menjelaskan bahwa menu makanan yang disiapkan sangat beragam, meliputi nasi, olahan ayam, daging, sayur, buah, dan telur. Untuk memastikan kualitas gizi, timnya bekerja sama dengan ahli gizi yang kompeten.
“Kami memiliki ahli gizi yang memastikan nutrisi setiap menu sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat, terutama siswa,” jelasnya.
Selain aspek gizi, kebersihan dalam proses pengolahan makanan juga menjadi prioritas utama. Seluruh pekerja wajib mematuhi standar kebersihan, termasuk penggunaan hair net, masker, sarung tangan, dan sepatu khusus.
Dengan program ini, pemerintah tidak hanya memastikan kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi lokal. Para pelaku kuliner dan masyarakat sekitar merasa terbantu dan berharap program ini terus berlanjut di masa mendatang.***
Artikel Terkait
Tiga Langkah Besar Presiden Prabowo Subianto 2025, Makan Bergizi Gratis hingga Penghapusan Piutang Petani-Nelayan
Presiden Prabowo Desak Hukuman Harvey Moeis Ditambah Menjadi 50 Tahun: Vonis Dinilai Terlalu Ringan
Vonis 6,5 Tahun untuk Harvey Moeis Picu Kritik Presiden Prabowo: Desak Hukuman 50 Tahun dan Evaluasi Penjara Koruptor
Prabowo Subianto Canangkan Program Sekolah Rakyat Gratis, Fokus pada Anak Kurang Mampu dengan Sistem Boarding School
Pemerintah Era Prabowo Turunkan Biaya Haji 2025, Menag Beberkan Detail Kesepakatan dan Perbandingan dengan 2024
Alasan Makan Bergizi Gratis di Kendari Masih Gunakan Dana Pribadi Prabowo, Ini Penjelasan dari PCO