Mediapriangan.com - Badan Gizi Nasional (BGN) kini turut masuk dalam daftar lembaga negara yang terkena pemotongan anggaran.
Sebelumnya, BGN sempat tidak terdampak aturan pemotongan anggaran yang dikeluarkan Presiden Prabowo melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, yang menargetkan penghematan hingga Rp306,69 triliun.
Meski demikian, Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan bahwa pemotongan anggaran tersebut tidak akan berdampak pada kelangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah berjalan.
BGN Kena Pemotongan Anggaran 0,2 persen
Untuk APBN Tahun Anggaran 2025 ini, BGN mengalami pemotongan anggaran 0,28 persen.
“Anggaran yang awalnya Rp71 triliun kemudian berkurang Rp200,2 miliar,” kata Dadan usai Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Rabu, 12 Februari 2025.
Anggaran MBG Masih Aman
Meski ada pemotongan anggaran, Dadan menyatakan jika hal tersebut tidak akan memengaruhi keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis.
Program MBG yang sudah dimulai sejak 6 Januari 2025 ini akan berjalan seperti biasa.
“Enggak ada (pemotongan anggaran). Kalau seluruh kementerian kan anggaran pegawai enggak ada yang kena pangkas, program MBG juga tidak kena,” kata Dadan.
Sektor BGN yang Terkena Pemotongan Anggaran
Dadan mengatakan, pemotongan anggaran di BGN ini hanya mempengaruhi pengadaan lahan untuk MBG.