nasional

Aksi Indonesia Gelap, Gerakan Mahasiswa Soroti Makan Gratis, Efisiensi Anggaran, hingga Desakan Rombak Kabinet!

Selasa, 18 Februari 2025 | 19:11 WIB
Potret aksi mahasiswa bertajuk ‘Indonesia Gelap’ yang terjadi di DKI Jakarta, pada Senin, 17 Februari 2025. (Instagram.com/@digitalcellular.group)

Aksi mahasiswa Tanah Air bertajuk 'Indonesia Gelap' dilancarkan massa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di DKI Jakarta, pada Senin, 17 Februari 2025. Berikut sejumlah poin penting tuntutan dalam aksi tersebut:

1. Pendidikan gratis serta batalkan pemangkasan anggaran pendidikan.
2. Cabut proyek strategis nasional bermasalah, wujudkan reforma agraria sejati.
3. Tolak revisi Undang-Undang Minerba
4. Hapuskan multifungsi ABRI
5. Sahkan rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat
6. Cabut Instruksi Presiden nomor 1 tahun 2025
7. Reformasi Kepolisian Republik Indonesia
8. Evaluasi penuh program makan bergizi gratis
9. Realisasikan anggaran tunjangan kinerja dosen
10. Desak Prabowo Subianto untuk mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang perampasan aset
11. Tolak revisi Undang-Undang TNI, Polri, dan Kejaksaan
12. Efisiensi dan rombak Kabinet Merah Putih
13. Tolak revisi Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat tentang tata tertib yang mana revisi saat sangat bermasalah dan bisa menimbulkan kesewenang-wenangan dari lembaga DPR

Selain di DKI Jakarta, terdapat sorotan khusus terkait efisiensi anggaran yang dinilai berdampak pada pendidikan nasional.

Baca Juga: IKN Gak Mangkrak! Basuki Spill Anggaran Fantastis buat Tahap 2, Target 2026, tapi Jokowi Bilang Bisa Rampung 20 Tahun?!

Seruan dari Bandung: Efisiensi Berdampak ke Pendidikan

Dalam kesempatan berbeda, para mahasiswa BEM SI di Jawa Barat juga menggelar aksi demonstrasi bertajuk 'Indonesia Gelap' di depan Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, pada Senin, 17 Februari 2025.

Massa yang hadir merupakan mahasiswa dari kampus-kampus di Bandung Raya.

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa berorasi hingga membentangkan poster yang mengkritik kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah RI.

Baca Juga: Marak PHK Gara-Gara MBG? Istana Bantah, Mahfud MD Bicara Soal Logika Anggaran, TVRI Siap Panggil Karyawan Lagi!

Massa juga sempat membakar ban sebagai bentuk protes terhadap kebijakan yang dianggap dapat menurunkan mutu pendidikan nasional.

"Pemerintah pusat sudah seharusnya mengkaji kembali aturan efisiensi yang berdampak ke pendidikan," ujar seorang mahasiswa dalam orasinya.

Selain itu, Plt. Ketua Bem Kema Unpad Rhido Anwari Aripin dalam aksinya mengungkapkan, mereka membawa sejumlah tuntutan berisi beberapa poin yang intinya mendesak pemerintah segera merevisi kebijakan evaluasi anggaran.

Baca Juga: Stafsus Makin ‘Gemuk’ di Tengah Efisiensi Anggaran, Kebijakan Pemerintah Prabowo-Gibran Jadi Sorotan! Ini Dampaknya

"Aliansi Amarah Rakyat Jabar menyatakan sikap dengan tegas dan menuntut pemerintah untuk dapat menyadari dan membenahi permasalahan yang ada melalui beberapa poin tuntutan," tegas Rhido.

Salah satu poin tuntutan massa mahasiswa dalam aksi 'Indonesia Gelap' di Bandung, yakni meminta anggaran pendidikan.

Halaman:

Tags

Terkini