nasional

Lebih dari 131 Ribu Jemaah Haji RI Sudah Terima Kartu Nusuk, PPIH Minta Syarikah Percepat Distribusi ke Seluruh Kloter

Sabtu, 24 Mei 2025 | 07:42 WIB
Ilustrasi foto ibadah Haji - Pendistribusian kartu Nusuk untuk jemaah calon haji Indonesia. (Unsplash/Omer F. Arslan)

 

Mediapriangan.com - Pemerintah Indonesia melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi mengonfirmasi bahwa lebih dari 131 ribu jemaah calon haji Indonesia telah menerima kartu Nusuk—kartu identitas digital yang wajib dimiliki selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Kartu ini bukan hanya sebagai identitas resmi, tetapi juga menjadi alat akses ke berbagai lokasi ibadah seperti Masjidil Haram, Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Selain itu, kartu ini membedakan jemaah resmi dari yang tidak terdaftar (ilegal) dan mempermudah pemberian layanan oleh Syarikah, pihak penyelenggara lokal yang bekerja sama dengan pemerintah Arab Saudi.

Baca Juga: Viral Video 9 Jemaah Haji Diduga Terlantar di Makkah, Kemenag Jelaskan Kronologi Sebenarnya

“Data terakhir menyebutkan bahwa 131.200 jemaah dari Indonesia sudah menerima kartu Nusuk,” ujar Konsul Haji KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam, pada Jumat, 23 Mei 2025, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag RI.

Ia menjelaskan, sejauh ini rata-rata distribusi kartu Nusuk telah mencapai 86 persen dari jemaah yang sudah tiba di Arab Saudi. Meski begitu, masih ada sebagian jemaah yang belum menerima kartu tersebut.

Menyikapi hal ini, PPIH terus mendorong agar pihak Syarikah mempercepat pendistribusian, terutama kepada jemaah yang sudah berada di Makkah.

Baca Juga: 264 Jemaah Calon Haji Dicegah Terbang dari Soetta, Tak Punya Visa Resmi Haji, Imigrasi Sebut Ini Perlindungan WNI

Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ali Machzumi, meminta agar jemaah yang belum mendapat kartu segera melapor ke ketua kloter atau ketua rombongan masing-masing.

“Silakan lapor kepada ketua kloter atau ketua rombongan. Nanti akan diteruskan ke PPIH Daker Makkah untuk ditindaklanjuti,” ujar Ali.

Ia menegaskan bahwa keterlambatan penerimaan kartu Nusuk tidak akan menghambat proses ibadah, termasuk umrah wajib yang dilakukan setibanya di Makkah.

Baca Juga: Peringatan Kemenag Soal Cuaca Ekstrem Jelang Puncak Haji, Jemaah Diminta Hemat Energi dan Kurangi Umrah Sunah

Para jemaah tetap akan didampingi oleh petugas dan Syarikah, sehingga seluruh proses ibadah dapat berjalan aman dan tertib.

Halaman:

Tags

Terkini