nasional

Viral Video Toast Prabowo dan Macron, Seskab Teddy Pastikan Tak Ada Alkohol dalam Jamuan Makan Malam Istana

Sabtu, 31 Mei 2025 | 05:03 WIB
(Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden RI Prabowo Subianto. (Dok. Instagram @prabowo)

Mediapriangan.com - Istana Negara buka suara soal beredarnya video yang memperlihatkan momen bersulang antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron saat jamuan makan malam kenegaraan pada Rabu malam, 28 Mei 2025.

Video jamuan makan malam tersebut memunculkan spekulasi publik karena cairan dalam gelas terlihat menyerupai wine.

Menanggapi isu tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan tegas membantah bahwa minuman yang digunakan dalam momen tersebut mengandung alkohol.

Baca Juga: Tragedi Longsor Tambang Gunung Kuda Tewaskan Pekerja, Kang Dedi Mulyadi Minta Tambang Ditutup Sebelum Izin Habis!

"‘Oh itu Sparkling Apple Cider, 100% jus. Bukan wine ya, dan tidak mengandung alkohol. Itu memang yang dipilih buat toast, karena non alkohol,’" ujar Teddy dalam keterangan resminya, Jumat 30 Mei 2025.

Ia menjelaskan bahwa pemilihan sparkling apple cider atau jus apel berkarbonasi tanpa alkohol itu dilakukan dengan penuh pertimbangan terhadap nilai-nilai dan norma yang dianut masyarakat Indonesia, khususnya dalam konteks kenegaraan.

Menurut Teddy, meski tradisi bersulang sering diasosiasikan dengan minuman beralkohol, pihak Istana tetap menjunjung tinggi budaya lokal dalam setiap agenda diplomatik.

Baca Juga: Dulu Ajudan Presiden Jokowi, Kini Panglima di Ibu Kota, Inilah Kiprah Militer Mayjen TNI Deddy Suryadi

Pihak Istana pun menyampaikan bahwa seluruh rangkaian jamuan makan malam kenegaraan tetap disusun berdasarkan protokol resmi yang berlaku dan tidak terlepas dari prinsip-prinsip budaya Indonesia.

"Protokol jamuan makan malam di Istana tetap memperhatikan budaya dan nilai-nilai masyarakat Indonesia," kata pihak Istana dalam keterangannya.

Jamuan makan malam itu sendiri merupakan bagian dari agenda kunjungan kenegaraan Presiden Emmanuel Macron ke Indonesia yang berlangsung selama tiga hari, dari 27 hingga 29 Mei 2025.

Baca Juga: Presiden Macron Coba Sentuh Patung Buddha di Candi Borobudur Fadli Zon Sebut Beliau Kagum dan Ingin Lebih Lama di Sini

Selain mempererat hubungan bilateral, pertemuan ini juga diisi dengan pembahasan kerja sama strategis di berbagai bidang.

Klarifikasi ini diharapkan dapat meredam kesalahpahaman publik terkait substansi simbolik dalam jamuan tersebut, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam menjunjung nilai budaya nasional dalam ranah diplomatik.***

Tags

Terkini