Mediapriangan.com - Ramainya komentar dari netizen luar negeri yang membanjiri akun Instagram resmi Presiden RI Prabowo Subianto, akhirnya ditanggapi pihak Istana.
Insiden tersebut berkaitan dengan peristiwa pendaki asal Brasil, Juliana Marins, yang terjatuh saat mendaki menuju puncak Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu, 21 Juni 2025.
Terkait hal itu, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) RI, Juri Ardiantoro, angkat bicara dan menjelaskan bahwa pemerintah, khususnya tim Presiden Prabowo, selama ini aktif mengadvokasi berbagai kasus yang disuarakan masyarakat, termasuk insiden di Rinjani.
"Ya, nanti kita akan update ya perkembangannya mengenai apa langkah-langkah yang akan kita ambil untuk membantu. Sebetulnya bukan hanya kasus ini, yang di Rinjani ya, tapi banyak kasus yang sampai ke Presiden yang oleh tim Bapak Presiden sedang diadvokasi," ujar Juri dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Selasa, 24 Juni 2025.
Respons Pemerintah dan Netizen Tanah Air
Lebih lanjut, Juri memastikan bahwa setiap aduan masyarakat, baik dari dalam maupun luar negeri, yang disampaikan melalui media sosial Presiden, akan ditindaklanjuti.
"Bahkan kemarin kami juga dari sini mengirim tim untuk membantu. Ada masyarakat yang minta perhatian Presiden melalui medsosnya, kita juga datang," tegasnya.
Ia mencontohkan kasus lain yang juga direspons cepat, seperti seorang anak berkebutuhan khusus yang kesulitan mendapatkan perawatan. Tim Presiden turut bergerak membantu.
Meski tidak menyoroti satu per satu kasus secara langsung, Juri menegaskan bahwa Presiden tetap memberi perhatian penuh terhadap aduan masyarakat secara umum, termasuk hal-hal yang tampak sepele atau bersifat pribadi.
"Presiden tidak hanya memperhatikan hal yang makro, tetapi hal-hal yang kelihatannya kecil, kasuistik, orang per orang itu semua sepanjang sampai ke Presiden semua akan diperhatikan," jelasnya.
Kritik dan Pembelaan di Kolom Komentar Instagram