Sebelumnya, netizen asal Brasil bernama @miguelraboni_ melontarkan kritik di kolom komentar unggahan Instagram @presidenrepublikindonesia.
Ia menyebut bahwa pemerintah Indonesia tidak mengirimkan tim penyelamat dan menyebut semua penyelamat adalah relawan.
"Presidente ao mandou nem uma equipe de resgate, todos que estão lá são voluntários, triste demais saber que assim que tratam os touristas!" tulisnya.
(Presiden bahkan tidak mengirim tim penyelamat, semua yang di sana adalah relawan. Sangat menyedihkan mengetahui begitulah cara wisatawan diperlakukan!)
Namun, di tengah derasnya komentar protes, sejumlah warganet Indonesia turut memberi klarifikasi dan mencoba menenangkan suasana.
"Patience, Brazilian citizens, the Indonesian SAR team is saving Juliana," tulis akun @febraabc.
"We are not ignoring your citizens... Stay patient and wait, don't comment on the president's Instagram," tambahnya.
Proses evakuasi terhadap Juliana sendiri diketahui berlangsung sejak 21 Juni 2025, dengan menghadapi medan yang sulit.
Hingga saat ini, tim SAR masih bekerja di lapangan untuk memastikan keselamatan pendaki tersebut.
Pernyataan dari pihak Istana diharapkan dapat meredakan kekhawatiran publik, sekaligus membuktikan bahwa pemerintah RI merespons cepat berbagai kasus kemanusiaan, baik yang melibatkan warga negara sendiri maupun wisatawan asing.***
Artikel Terkait
9 Tersangka Korupsi Pertamina Resmi Dilimpahkan, Siap Disidang di Tipikor, Babak Baru Skandal Minyak Mentah!
2 Eks Pejabat Setjen MPR Dipanggil KPK Terkait Dugaan Gratifikasi Rp17 Miliar, Pemeriksaan Dilakukan Hari Ini
Okie Agustina Murka! Ungkap Kronologi Pemukulan Kiesha Alvaro oleh Dimas Anggara, Bukan di Naskah, Bukan Saat Syuting!
Momen Ngamuk Nikita Mirzani di PN Jakarta Selatan, Diborgol, Dilarang Bicara, dan Semprot Jaksa di Depan Kamera!
Nikita Mirzani Curiga Dijebak! Ungkap Kejanggalan BAP dan Seret Nama Dokter Samira Alias Doktif
Penjualan Mobil Hybrid Anjlok di Mei 2025! Toyota Masih Perkasa, tapi Ertiga Hilang dan Pasar Lesu Total?