nasional

Cak Imin Siap Razia Pesantren Palsu, Janji Tindak Tegas Kasus Pencabulan dan Bongkar Pesantren 'Sesat' di Indonesia

Kamis, 26 Juni 2025 | 07:33 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (Instagram.com/@cakiminow)

Mediapriangan.com - Menko PMK RI, Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin, menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap maraknya kasus pencabulan yang terjadi di lingkungan pondok pesantren.

Dalam kunjungannya ke Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu, 25 Juni 2025, Cak Imin menyampaikan bahwa hanya segelintir pesantren yang menyimpang, namun telah mencoreng nama baik dunia pesantren secara keseluruhan.

"Harus kita benahi semua. Itu hanya segelintir pesantren yang memanfaatkan dan saya bilang segelintir pesantren sesat yang harus ditindak," tegasnya.

Baca Juga: Gibran Terancam Dimakzulkan? Ketua MPR Ahmad Muzani Akui Belum Terima Surat Resmi dari Forum Purnawirawan TNI

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bahkan menyatakan telah membentuk satuan tugas khusus untuk menangani kekerasan seksual di pesantren serta merazia lembaga-lembaga pendidikan yang tidak memenuhi standar.

"Sebentar lagi saya kan razia pesantren karena pesantren yang busuk-busuk itu merusak nama baik pesantren yang mulia," ungkap Cak Imin.

Ia juga menyoroti keberadaan lebih dari 39 ribu pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Juga: PEPATAH MANIS di Ciamis Hadirkan Pasar Murah dan Job Fair, Buka Ribuan Lowongan dan Tekan Harga Pangan

Namun, menurutnya, masih banyak lembaga yang belum terdaftar secara resmi dan justru terlibat dalam praktik menyimpang, termasuk kekerasan seksual.

"Saya sudah bentuk satuan tugas khusus menangani kekerasan seks di pesantren ini dengan menunjuk Satgas yang diketuai Ibu Nyai Hindun," lanjutnya.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat menertibkan pesantren-pesantren ilegal yang justru merusak citra positif pendidikan Islam di Indonesia.

Baca Juga: Kereta Cepat Whoosh Terlambat hingga 50 Menit, PT KCIC Sebut 50 Gangguan Akibat Layang-layang di Dekat Rel Kereta Cepat

Cak Imin juga menyerukan kepada masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan demi menjaga kemurnian dan nilai-nilai pesantren sebagai lembaga pendidikan moral dan agama.***

Tags

Terkini