Dengan landasan kuat pada praktik akuntansi dan integrasi ESG, IFG membuktikan bahwa sektor jasa keuangan bisa menjadi ujung tombak dalam menciptakan ekonomi nasional yang adil, berkelanjutan, dan inklusif.
Upaya ini juga sejalan dengan visi IFG 2025–2029 untuk menjadi mitra keuangan yang bernilai tinggi dan disegani di tingkat nasional.
Konferensi ini sekaligus menegaskan bahwa sinergi antara dunia keuangan, akuntansi manajemen, dan ESG merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan ekonomi Indonesia yang lebih hijau dan resilien.***