nasional

Disambut Hangat Pangeran MBS, Prabowo Bahas Kerja Sama Strategis dan Tandatangani MoM DKT di Istana Al-Salam Jeddah

Jumat, 4 Juli 2025 | 07:45 WIB
Momen pertemuan Prabowo dengan Pangeran MBS dalam lawatannya ke Arab Saudi dan disambut di Istana Al-Salam, Jeddah pada Rabu, 2 Juli 2025 waktu setempat. (Instagram/sekretariat.kabinet)

 

Mediapriangan.com - Dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya, Presiden Prabowo Subianto menyambangi Arab Saudi dan disambut hangat oleh Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman Al Saud (MBS), di Istana Al-Salam, Jeddah, Rabu, 2 Juli 2025.

Kedatangan Presiden Prabowo di Jeddah pada pukul 17.00 waktu setempat disambut langsung oleh Pangeran MBS. Momen penuh keakraban terlihat saat keduanya berjabat tangan dan berbincang hangat sembari berjalan berdampingan menuju area pertemuan.

Upacara penyambutan diawali dengan pemutaran lagu kebangsaan masing-masing negara, yaitu Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Arab Saudi, sebagai simbol penghormatan antarnegara sahabat.

Baca Juga: 3 Jemaah Haji Indonesia Hilang di Makkah, Punya Riwayat Demensia, Pencarian Masih Terus Dilakukan PPIH Arab Saudi

Setelah seremoni penyambutan, Prabowo dan Pangeran MBS melanjutkan agenda penting dengan menggelar pertemuan empat mata. Tak lama kemudian, pertemuan dilanjutkan secara bilateral bersama delegasi kedua negara.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas penguatan hubungan strategis Indonesia dan Arab Saudi di berbagai sektor. Salah satu hasil konkret dari pertemuan ini adalah pelaksanaan pertemuan perdana Dewan Koordinasi Tertinggi (DKT) Indonesia–Arab Saudi.

Pertemuan DKT tersebut menghasilkan penandatanganan Minutes of Meeting (MoM) yang memuat Tata Kelola DKT, sebagai kerangka acuan kelembagaan kerja sama ke depan. Kesepakatan ini akan dikoordinasikan lebih lanjut oleh kedua Menteri Luar Negeri dari masing-masing negara.

Baca Juga: Arab Saudi Soroti Banyak Jemaah Wafat, Kemenag Diminta Perketat Seleksi Kesehatan Haji 2026 Lewat Nota Diplomatik Resmi

Format kerja sama DKT menjadi pencapaian penting yang menandai penguatan hubungan bilateral kedua negara. Menariknya, skema DKT yang sama sebelumnya hanya diterapkan Arab Saudi dalam kemitraan strategis dengan Amerika Serikat dan Tiongkok.

Dengan penandatanganan MoM ini, posisi Indonesia semakin kuat sebagai mitra utama Arab Saudi di kawasan Asia Tenggara, membuka peluang kerja sama lebih luas di masa depan, baik di bidang ekonomi, pertahanan, energi, hingga pendidikan dan budaya.

Kunjungan ini menjadi sinyal positif bagi arah diplomasi Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo, yang menitikberatkan pada hubungan erat dengan negara-negara mitra strategis dunia.***

Tags

Terkini