nasional

Prabowo Pangkas Anggaran Rawan Korupsi, Rp300 Triliun APBN 2025 Dialihkan untuk Program Produktif

Jumat, 15 Agustus 2025 | 17:56 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto menyebut telah menyelamatkan Rp300 triliun dari APBN yang rawan diselewengkan. (Instagram/presidenrepublikindonesia)

 

Mediapriangan.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan langkah besar dalam pengelolaan keuangan negara dengan menyelamatkan Rp300 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang dinilai rentan diselewengkan.

Dalam pidato di Sidang Tahunan MPR RI 2025, Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat, 15 Agustus 2025, Prabowo menegaskan kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan korupsi dan efisiensi belanja negara.

"Kami telah identifikasi dan telah selamatkan Rp300 triliun dari APBN yang kami lihat rawan diselewengkan," ujar Prabowo.

Baca Juga: Beda dari Jokowi, Prabowo Pilih Setelan Jas di Sidang Tahunan MPR, Mensesneg Sebut Baju Adat Nanti Saat 17 Agustus

Menurutnya, sebagian besar penghematan berasal dari pemangkasan anggaran perjalanan dinas dalam dan luar negeri, serta anggaran alat tulis kantor yang dinilai terlalu besar.

"Anggaran perjalanan dias luar dan dalam negri yang begitu besar, anggaran alat tulis kantor yang begitu besar," jelasnya.

Presiden menekankan bahwa efisiensi ini merupakan amanat konstitusi, mengacu pada ayat 4 pasal 33 UUD 1945. Dana hasil penghematan dialihkan ke sektor yang lebih produktif dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga: Saat Pidato Kenegaraan di MPR/DPR, Prabowo Tegaskan Pemikiran Bung Karno dan Bung Hatta Masih Relevan di Abad 21

"Rp300 triliun kami geser untuk hal-hal yang lebih produktif dan langsung bisa dirasakan rakyat," lanjutnya.

Prabowo juga menegaskan perannya sebagai pemimpin dalam pemberantasan korupsi di seluruh lembaga eksekutif dan pemerintahan.

"Saya tidak ada pilihan lain selain memimpin upaya pemberantasan korupsi," tegasnya.

Sidang tahunan ini dihadiri oleh lebih dari 600 anggota dewan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan partai politik, hingga perwakilan negara sahabat.***

Tags

Terkini