nasional

IHSG Tergelincir ke 7.894 Usai BI Turunkan Suku Bunga, Saham Perbankan dan DSSA Ikut Jadi Sorotan

Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:16 WIB
Ilustrasi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis, 21 Agustus 2025. (Unsplash.com/NicholasCappello)

Mediapriangan.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis, 21 Agustus 2025. Pukul 09.05 WIB, IHSG turun 0,62 persen ke posisi 7.894,25, tak lama setelah Bank Indonesia (BI) mengumumkan pemangkasan suku bunga acuan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sempat dibuka di level 7.903,29, lalu bergerak dalam rentang 7.887,21 hingga 7.991,90. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp14.199 triliun pada sesi awal.

Saham-saham berkapitalisasi besar ikut terkoreksi. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) ambles 15 persen di pembukaan, sementara saham perbankan seperti Bank Mandiri (BMRI) turun 0,81 persen dan BRI (BBRI) melemah 0,24 persen.

Baca Juga: Bank Indonesia Gandeng 93 UMKM Gelar Jayantara 2025 di Tasikmalaya, Dimeriahkan Pameran hingga Tabligh Akbar

Kondisi ini berbanding terbalik dengan sehari sebelumnya, Rabu (20/8), ketika IHSG ditutup menguat 1,03 persen di level 7.943,83 berkat masuknya dana asing senilai Rp775 miliar.

BI dalam Rapat Dewan Gubernur Agustus 2025 resmi menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5 persen. Pemangkasan ini merupakan yang keempat sepanjang 2025, sekaligus menempatkan suku bunga acuan di level terendah sejak Oktober 2022.

Langkah tersebut ditempuh dengan pertimbangan inflasi yang masih sesuai sasaran, stabilitas rupiah, serta perlambatan penyaluran kredit. BI juga berharap kebijakan ini dapat memberi dorongan baru bagi pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: BI Rate Dipangkas Jadi 5 Persen, Bank Indonesia Optimalkan Pertumbuhan Ekonomi dan Jaga Stabilitas Rupiah

Dari sisi teknikal, analis menilai IHSG masih menyimpan potensi rebound. Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyebut indikator MACD masih positif sehingga peluang akumulasi saham tetap terbuka.

“IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan hari ini seiring dengan inflow asing yang cukup deras ke IHSG belakangan ini,” tulis Fanny dalam risetnya.

BNI Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak di rentang support 7.850–7.900 dan resistance 8.000–8.050. Beberapa saham yang direkomendasikan untuk trading harian di antaranya TLKM, ASII, PGEO, PANI, SCMA, dan CDIA.***

Tags

Terkini