nasional

BI Optimistis Ekonomi RI Bisa Tumbuh 5,1 Persen di 2025, Ekspor hingga Investasi Jadi Penggerak Utama

Kamis, 21 Agustus 2025 | 15:44 WIB
Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan 5,1 persen ekonomi RI. (Unsplash.com/AiniRahmadini)

 

Mediapriangan.com - Bank Indonesia (BI) menegaskan prospek positif perekonomian Indonesia pada 2025. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyebutkan pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada di kisaran 4,6 hingga 5,4 persen year on year (YoY), dengan target optimistis menembus level 5,1 persen.

Proyeksi ini disampaikan usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 19–20 Agustus 2025. Perry menilai kinerja ekonomi nasional terus menunjukkan tren perbaikan, terutama setelah capaian pertumbuhan kuartal II 2025 yang mencatat angka 5,12 persen YoY. Hasil ini lebih tinggi dibanding kuartal I yang hanya 4,87 persen.

“Dengan kondisi ini, kami melihat pertumbuhan bisa di sekitar 5,1% atau bahkan lebih tinggi. Karena itu, sinergi antara kebijakan pemerintah dan BI harus terus diperkuat,” ujar Perry dalam konferensi pers daring RDG BI, Rabu 20 Agustus 2025.

Baca Juga: IHSG Tergelincir ke 7.894 Usai BI Turunkan Suku Bunga, Saham Perbankan dan DSSA Ikut Jadi Sorotan

Untuk menjaga momentum tersebut, Perry menekankan pentingnya bauran kebijakan, mulai dari pelonggaran suku bunga, dorongan likuiditas, insentif makroprudensial, hingga akselerasi digitalisasi keuangan.

Menurut Perry, ada tiga faktor utama yang menopang optimisme BI. Pertama, ekspor yang tetap kuat, terutama setelah Amerika Serikat menurunkan tarif impor dari 32 persen menjadi 19 persen.

Kondisi ini memberi peluang lebih besar bagi produk Indonesia, termasuk pertambangan, kelapa sawit, pertanian, dan perikanan.

Baca Juga: BI Rate Dipangkas Jadi 5 Persen, Bank Indonesia Optimalkan Pertumbuhan Ekonomi dan Jaga Stabilitas Rupiah

Kedua, belanja pemerintah diprediksi kembali tumbuh setelah sempat melemah pada kuartal II. Peningkatan realisasi anggaran ini diharapkan mendorong permintaan domestik.

Ketiga, investasi yang terus meningkat. Perry menyebut sektor transportasi, pergudangan, industri alat pertanian, serta proyek strategis nasional menjadi fokus yang mampu menarik minat investor.

Dengan kombinasi faktor tersebut, BI optimistis ekonomi Indonesia akan tetap tangguh menghadapi ketidakpastian global dan mampu mencapai target pertumbuhan di 2025.***

Tags

Terkini