Berbeda dengan Eko, Bima Permana diketahui meninggalkan rumah sejak 1 September 2025 dengan sepeda motor menuju Malang. Menurut Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Wira Satya Triputra, Bima sempat menjual motornya di Tegal dan melanjutkan perjalanan dengan kereta api.
Di Malang, Bima mencari penghidupan dengan menjual mainan barongsai di kawasan Kotalama. Dalam konferensi pers, ia hadir secara langsung dan meminta maaf kepada keluarga.
“Ingin memohon maaf sebesar-besarnya terutama buat orang tua saya dan kakak saya karena telah pergi meninggalkan rumah tanpa ada kabar,” ucapnya.
Reno dan Farhan Masih Dicari
Meski Eko dan Bima sudah ditemukan, dua nama lainnya, Reno Syachputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid, masih dalam pencarian. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Ade Ary Syam Indradi, meminta doa dari masyarakat agar keduanya segera ditemukan.
“Kami mohon doa dari semua pihak, ini tim masih bekerja. Semoga bisa segera ketemu ya, saudara Reno dan saudara Farhan,” ujarnya.
Ade Ary juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah menyebarkan kabar simpang siur terkait hilangnya orang usai demo. “Kami ingin menekankan agar masyarakat tidak tergesa-gesa menyimpulkan sesuatu tanpa dasar yang pasti,” tandasnya.***