“Polisi ini kehilangan kultur, budaya pengabdian. Sehingga enggak banyak yang perlu dirombak, karena aturan apapun yang dicari tentang Polri yang bagus itu gimana sih, sudah ada semua di UU,” ucapnya.
Dengan bergabung di komite tersebut, Mahfud tetap bisa memberikan kontribusi nyata tanpa harus menempati kursi kabinet. Ia menilai langkah ini sesuai dengan etika politiknya sekaligus membuka ruang untuk mendorong perbaikan kepolisian secara lebih fokus.
“Nanti kita lihat pada posisi apa, tetapi saya punya beberapa catatan penting kalau mau reformasi Polri sungguh-sungguh,” tutup Mahfud.***